Breaking News:

Pembegalan di Lampung Tengah

Detik-detik Korban Dibegal 3 Pria Bersenjata Tajam di Lampung Tengah

Parlani menceritakan detik-detik dirinya menjadi korban pembegalan pada 2015 silam.

Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi - Parlani menceritakan detik-detik dirinya menjadi korban pembegalan pada 2015 silam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Parlani menceritakan detik-detik dirinya menjadi korban pembegalan pada 2015 silam.

Saat itu ia mengaku diancam pelaku yang menggunakan senjata tajam.

"Saya dikejar dari belakang. Pelaku tiga orang mengendarai satu motor berboncengan. Lalu mereka memepet motor saya," terang Parlani, Jumat (30/4/2021).

Karena korban tak juga berhenti, satu pelaku menendang motor korban sehingga oleng.

Lalu pelaku lainnya mengeluarkan senjata tajam.

"Yang dibonceng paling belakang mengeluarkan senjata tajam. Terus bilang supaya saya berhenti. Kalau tidak akan ditusuk (dengan senjata tajam)," bebernya.

Setelah korban melambat, pelaku yang mengendarai sepada motor lantas mencabut kunci kontak motor korban sehingga berhenti.

"Setelah saya turun dari motor, satu pelaku mencekik saya sambil bilang supaya saya jangan melawan kalau tidak akan ditusuk dengan senjata tajam," kenang korban.

Kemudian, satu orang pelaku mengambil motor korban dan meninggalkan Parlani di pinggir jalan. Mereka berbalik arah menuju jalan lintas utama Jalintim Sumatera.

Kronologi

Halaman
123
Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved