Breaking News:

Pembegalan di Lampung Tengah

Kronologi Pembegalan 6 Tahun Silam di Lampung Tengah, Korban Diancam Sajam

Peran pelaku Imron saat aksi pembegalan terhadap korban Parlani mengendarai motor dan mencabut kontak motor korban.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Polsek Seputih Mataram meringkus buron kasus pembegalan di Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, enam tahun silam. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Peran pelaku Imron saat aksi pembegalan terhadap korban Parlani mengendarai motor dan mencabut kontak motor korban.

Saat itu ia dengan Rian dan Wawan berkendara berkeliling.

Tiba-tiba korban Parlani melintas.

"Kami sepakat untuk memepet motor korban. Lalu kami pepet dan dekati, terus kami minta supaya (korban) berhenti," jelas Imron, Minggu (25/4/2021).

Karena korban tak berhenti, para pelaku lalu mulai melakukan aksinya dengan cara mengancam dengan sebilah senjata tajam.

"Rian yang membawa senjata tajam, kemudian Wawan yang menendang (korban). Setelah itu saya yang mencabut kontak motor korban," imbuhnya.

Setelah korban turun dari motornya, para pelaku terus mengintimidasi korban dan melakukan kekerasan fisik.

Kemudian, pelaku Rian mengendarai motor korban dan pelaku beranjak pergi.

Unit Reskrim Polsek Seputih Mataram meringkus buron kasus pembegalan di Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah, enam tahun silam.

Pelaku Imron (32), warga Kampung Tua Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, diamankan saat pulang kampung, Selasa (20/4/2021), setelah beberapa kali berhasil lolos dari sergapan polisi.

Halaman
12
Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved