Breaking News:

Peristiwa Sate Beracun

Ciri-ciri Wanita Pengirim Sate Beracun yang Tewaskan Anak Driver Ojol di Yogyakarta

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap wanita yang mengirim sate beracun tersebut diduga berusia 25 tahun.

Editor: Heribertus Sulis
dok.Polsek Sewon
Polsek Sewon melakukan penyelidikan terkait kematian Naba Faiz Prasetya (8) setelah makan sate 

Menurut Bandiman, saat itu wanita tersebut memintanya mengirim dua kotak makanan berisi lontong dan kudapan dengan sistem offline. Alasan wanita itu, kata Bandiman, karena mengaku tak memiliki aplikasi.

Wanita itu hanya menyampaikan, dua kotak makanan itu dikirim seseorang bernama Pak Hamid di Kawasan Pakualaman untuk seseorang bernama Tomi di Kapenawon, Kasihan, Bantul.

"Dia bilang saya tidak punya aplikasi tapi saya ingin mengirimkan paket takjil ke Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul," kata Bandiman saat dihubungi, Selasa (27/4/2021).

Saat itu Bandiman meminta ongkos sebesar Rp 25.000, tapi wanita tersebut justru memberi Rp 30.000.

Anak Bandiman tewas diduga keracunan

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah Bandiman menemukan alamat tertuju, namun Tomi menolak menerima karena merasa tidak memesan paket takjil.

Tomi juga tidak mengenal dengan Hamid yang tinggal di kawasan Pakualaman. Bandiman lalu membawa dua kotak itu pulang untuk makanan berbuka puasa. Makanan itu disantap bersama anak dan istrinya.  

"Anak saya bilangnya pahit panas dan lari ke kulkas minum," sebut Bandiman.

Lalu saat hendak ambil air minum, Naba Faiz Prasetya (8), anak Bandiman mendadak tersungkur. Tidak lama setelah itu, Titik Rini, istri Bandiman, muntah.

Bandiman sempat membawa anaknya itu ke rumah sakit, namun nyawa Naba tak tertolong.

Artikel ini telah tayang di  kompas.com

Baca berita Yogyakarta lainnya

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved