Breaking News:

Korupsi Dana Desa di Tulangbawang

Divonis 4 Tahun Penjara, Mantan Kakam di Tulangbawang Pikir-pikir

Boman, mantan Kepala Kampung Sidomukti, Kecamatan Gedungaji Baru, Kabupaten Tulangbawang, menyatakan pikir-pikir seusai divonis empat tahun penjara.

Tribunlampung.co.id / Hanif
Sidang korupsi dana kampung dengan terdakwa Boman, mantan Kepala Kampung Sidomukti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Tulangbawang, di PN Tanjungkarang, Senin (3/5/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Boman, mantan Kepala Kampung Sidomukti, Kecamatan Gedungaji Baru, Kabupaten Tulangbawang, menyatakan pikir-pikir seusai divonis empat tahun penjara.

Padahal, vonis tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Bangkit Budi Satya.

"Bagaimana atas putusan ini?" tanya ketua majelis hakim Siti Insirah dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (3/5/2021).

"Pikir-pikir, Yang Mulia," sebut Boman.

Hal sama dilakukan JPU Bangkit Budi Satya yang menyatakan pikir-pikir.

Baca juga: BREAKING NEWS Korupsi Dana Desa untuk Judi, Eks Kakam di Tulangbawang Diganjar 4 Tahun Penjara

JPU sebelumnya menuntut Boman dengan hukuman pidana selama lima tahun penjara.

Ia juga dituntut membayar denda sebesar Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 380.335.935,76.

Dengan ketentuan apabila terdakwa tidak membayar uang pengganti dalam waktu satu bulan, maka harta bendanya akan disita oleh JPU dan dapat dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Baca juga: Mantan Kakam di Tulangbawang Selewengkan Dana Rp 380 Juta untuk Judi dan Karaoke

"Jika tidak (membayar uang pengganti), diganti dengan penjara selama dua tahun dan enam bulan kurungan," tandasnya.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved