Breaking News:

Berita Nasional

Wanita Pengirim Sate Beracun Ditangkap, Polisi Senior Dijadikan Target

Wanita pengirim sate beracun meminta pengemudi ojek online (ojol) untuk mengirimkan paket berisi sate kepada pria bernama Tomi alias T di daerah Bantu

Penulis: tri prayugo | Editor: Daniel Tri Hardanto
kompas.com
Video Ilustrasi. Wanita yang mengirim sate beracun ditangkap polisi. 

Racun Mematikan

Kepolisian mengungkapkan, hasil pemeriksaan laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi, Dinas Kesehatan DIY, bumbu sate tersebut positif mengandung racun potasium sianida.

"Hasil laboratorium, iya, positif sianida. Racunnya potasium sianida," kata Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistyono, Sabtu (1/5/2021).

Penelusuran di wikipedia, potasium sianida biasa disebut juga dengan kalisium sianida. Ini adalah senyawa kimia dengan rumus (KCN). Garam kristal tak berwarna yang terlihat mirip dengan gula, dan sangat larut dengan air.

Menurut Wachyu, racun jenis ini mematikan. Terlebih, apabila dikonsumsi dalam jumlah besar. Ia menyebutkan, beberapa contoh yang menyerupai ada dalam kandungan potas. Racun ini biasa digunakan untuk racun ikan.

Meski kandungannya mematikan, kata dia, racun potasium sianida bisa didapat dengan mudah. Bahkan, dijual bebas juga secara online.

"Racun sianida ini juga dijual on-line, banyak. Dijual secara bebas," kata dia.

Apakah kasus yang menargetkan anggota polisi masuk kasus pembunuhan berencana? Polisi belum mengungkap motif di balik sate beracun yang menewaskan anak driver ojol di Bantul. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Sosok Aiptu Tomi, Polisi Penyidik yang Jadi Sasaran Target Sate Beracun

Saksikan berita YouTube video lainnya dikanal youtube Tribun Lampung News Video.

Baca berita sate beracun lainnya

Videografer Tribunlampung.co.id / Tri Prayugo

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved