Breaking News:

Bandar Lampung

Disomasi LBH Bandar Lampung, Begini Jawaban UTI

Rektorat Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) telah menjawab somasi yang dilayangkan LBH Bandar Lampung.

Tribunlampung.co.id / Joviter
Kepala Divisi Advokasi LBH Bandar Lampung Kodri Ubaidillah menjelaskan perkara yang menyangkut mahasiswa UTI hingga terkena sanksi, Senin (19/4/2021). 

LBH Bandar Lampung memberikan waktu 7 hari sejak disampaikannya klarifikasi oleh pihak kampus agar dapat memberikan jawaban untuk mencabut seluruh sanksi yang diberikan kepada 9 mahasiswa Teknik Sipil yang dituduh telah mencemarkan nama baik kampus.

Menurut Kodri, Kamis 29 April 2021, pihak kampus melalui perwakilannya menyambangi kantor LBH Bandar Lampung dan membawa pesan bahwa tidak mampu memenuhi tuntutan para mahasiswa untuk mencabut seluruh SK DO dan skorsing yang telah diterbitkannya.

"Respon tersebut merupakan bentuk iktikad buruk kampus karena telah memberikan janji palsu akan mempertimbangkan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa dan menyelesaikannya secara kekeluargaan," kata Kodri.

Padahal, lanjutnya, para mahasiswa tersebut telah menunjukkan iktikad baiknya dengan datang langsung ke kampus bersama dengan LBH selaku pendamping hukum untuk dapat hadir dan mendengarkan klarifikasi dari pihak kampus secara langsung.

Oleh karena itu, mahasiswa yang terkena sanksi DO dan skorsing berencana menggugat kampus ke pengadilan untuk memperjuangkan haknya agar dapat melanjutkan pendidikan dan juga sebagai simbol perlawanan terhadap pemberangusan kebebasan akademik dan kemerdekaan mahasiswa.

"Bersama dengan hal tersebut, LBH Bandar Lampung akan mengajukan gugatan terhadap Universitas Teknokrat Indonesia," kata Kodri.

Sementara itu Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) UTI Auliya Rahman menyatakan pihaknya belum mengetahui soal gugatan tersebut.

Pihak kampus belum menerima keterangan resmi dari LBH Bandar Lampung terkait upaya hukum yang dilakukan terhadap 6 mahasiswa yang mendapat skorsing.

"Untuk sementara kami belum dapat informasi. Saya belum bisa menanggapinya," kata Auliya. ( Tribunlampung.co.id / Muhammad Joviter )

Baca berita Bandar Lampung lainnya

Penulis: joeviter muhammad
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved