Breaking News:

Korupsi Dana Desa di Way Kanan

Petugas PLD di Way Kanan Tak Sendirian dalam Menyelewengan Dana Desa

Terdakwa Kasdilah selaku petugas PLD (Pendamping lokal desa) tak sendirian dalam menyelewengkan anggaran dana desa.

Tribunlampung.co.id/Hanif
Suasana persidangan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Siti Insirah. Petugas PLD di Way Kanan Tak Sendirian dalam Menyelewengan Dana Desa 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Terdakwa Kasdilah selaku petugas PLD (Pendamping lokal desa) tak sendirian dalam menyelewengkan anggaran dana desa.

Dalam dakwaanya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maribun Pangabean menyampaikan perbuatan terdakwa bermula pada tahun Anggaran 2016.

"Dimana Kampung Menanga Jaya, kecamatan Banjit, kabupaten Way Kanan mendapatkan bantuan dana dari Pemerintah sebesar Rp 742.958,275," ungkapnya, Selasa (4/5/2021).

Lanjut JPU, terdakwa Kasdilah sebagai pendamping lokal desa telah melakukan penyimpangan dalam pelaksanaan dana bantuan tersebut di lapangan.

"Bahwa didalam proses perencanaan (anggaran) terdakwa selaku pendamping Lokal Desa telah mengambil alih pembuatan RPJMK (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung) dan RAPBK (Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Kampung)," bebernya.

Masih kata JPU, terdakwa tidak sendirian ia melakukan pengambilalihan tersebut bersama bendahara kampung Solehudin dan Kepala Kampung Wahid yang sudah divonis.

Baca juga: Terdakwa Korupsi Dana Desa di Way Kanan Telah Kembalikan Uang Kerugian Negara

"Sehingga Tim pembuat RPJMK dan RAPBK yang telah dibentuk tidak difungsikan sebagaimana mestinya, bahkan honor untuk Tim tersebut di atas tidak diberikan kepada yang berhak," tandasnya.

( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved