Breaking News:

Peristiwa Sate Beracun

Postingan Terakhir Nani Apriliani Pengirim Sate Beracun Ungkap Soal Menangis dan Kesepian

Polisi mengakui kesulitan menggali informasi dari Nani Aprillia karena dikenal sebagai pribadi yang introvert.

Istimewa
Nani Aprilliani Nurjaman, pengirim sate beracun sianida (Istimewa) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID -- Postingan Nani Aprillia Nurjaman pengirim sate beracun sianida yang menewaskan anak driver ojol di Bantul Yogyakarta jadi sorotan.

Polisi mengakui kesulitan menggali informasi dari Nani Aprillia karena dikenal sebagai pribadi yang introvert.

Dilihat dari akun Facebooknya, Nani Aprillia Nurjaman memang tak eksis. Terakhir 13 Oktober 2014 silam ia mengupate statusnya.

"Jika aku kelaparan, menangis dan kesepian, aku punya Tuhan yang selalu ada bersamaku.." tulisnya.

Jajaran Satreskrim Polres Bantul akhirnya menangkap Nani Aprilliani Nurjaman, pengirim sate beracun yang mengandung sianida.

Sate sianida kiriman Nani Aprillia Nurjaman menewaskan anak driver ojek online, Naba Faiz Prasetya (10). Padahal sate sianida itu dikirim Nani untuk mantan kekasihnya, Tomi.

Nani sendiri merupakan warga Majalengka, Jawa Barat. Nani Aprillia bekerja di sebuah salon di Yogyakarta.

Nani Aprialliani Nurjaman
Nani Aprialliani Nurjaman ()

Nani ditangkap pada Jumat (30/4/2021) di kediamannya, Potorono, Bantul. "Tersangka tidak melarikan diri, kami amankan di rumahnya," kata Direskrimum Polda DIY, Kombes Pol Burkhan Rudy Satria dikutip dari Tribun Jogja.

Menurutnya, identitas Nani terungkap dari bungkus sate sianida. Burkhan mengatakan bungkus sate tersebut sangat spesifik dan dapat menunjukan tempat pembeliannya.

"Dari bungkusnya kami bisa tahu belinya dimana. Kemudian bungkus lontongnya juga berbeda, seperti lopis. Jadi kami tahu belinya di mana. Kemudian kami telusuri," bebernya.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved