Breaking News:

Korupsi Dana Desa di Way Kanan

Terdakwa Korupsi Dana Desa di Way Kanan Telah Kembalikan Uang Kerugian Negara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maribun Pangabean juga menuntut agar terdakwa membayar uang pengganti kerugian.

Tribunlampung.co.id/Hanif
Suasana persidangan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Ketua Siti Insirah. Terdakwa Korupsi Dana Desa di Way Kanan Telah Kembalikan Uang Kerugian Negara 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tak hanya dituntut penjara empat tahun, petugas PLD (Pendamping lokal desa) Kasdilah (37)  yang telah menyelewengkan dana desa diminta membayar uang kerugian negara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Maribun Pangabean juga menuntut agar terdakwa membayar uang pengganti kerugian.

Namun sebelumnya, terdakwa Kasdilah telah menitipkan uang kerugian negara sebesar Rp 5 juta.

"Menetapkan agar uang sejumlah Rp 5 juta yang dititipkan oleh terdakwa kepada Jaksa Penuntut Umum dirampas untuk negara," kata JPU, Selasa (4/5/2021).

Lanjutnya, uang Rp 5 juta tersebut turut diperhitungkan sebagai pengurangan pembayaran dari uang pengganti kerugian keuangan Negara sebesar Rp 457.622.500.

"Sebagaimana telah dibebankan kepada terpidana Wahid Maulana dalam putusan Hakim Nomor : 13/Pid.Sus-TPK/2020/PN.Tjk tanggal 11 Juni 2020 dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau Inkracht," tandasnya.

BREAKING NEWS Selewengkan Anggaran Dana Desa, Petugas PLD di Way Kanan Dituntut 4 Tahun Penjara

( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa ) 

Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved