Breaking News:

Kasus Suap Lampung Selatan

Bantah Kumpulkan Fee dari Kontraktor, Hermansyah Hamidi: Saya Diberhentikan karena Nggak Setor

Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi membantah ada penyerahan uang Rp 5 miliar Syahroni. Ia juga tak pernah mengumpulkan fee proyek.

Tribunlampung.co.id / Hanif
Sidang perkara dugaan suap fee proyek Lampung Selatan jilid II di PN Tanjungkarang, Rabu (5/5/2021). Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Hermansyah Hamidi membantah ada penyerahan uang Rp 5 miliar dari Syahroni. 

Syahroni menegaskan kembali, uang tersebut dikumpulkan atas perintah Hermansyah Hamidi.

"Yang jelas, Pak Hermansyah meminta itu," tuturnya.

Syahroni mengatakan, jika uang Rp 4 miliar tersebut merupakan fee pekerjaan di APBD murni 2016 yang belum berjalan.

"Terus uang Rp 300 juta dan Rp 700 juta dari Elmasari dan Adi, apakah Anda tanya ke Agus BN uang itu disetor ke ZH?" tanya ketua majelis hakim Efiyanto.

"Setahu saya, yang Rp 300 juta dan Rp 700 jura memang tidak disetorkan, seperti tahun kemarin, saya ngecek juga ke ABN gak ada Rp 1 miliar itu," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Baca berita Kasus Suap Lampung Selatan lainnya

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved