Breaking News:

Universitas Lampung

Rektor Unila Jadi Narasumber Kongres V Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Tahun 2021

Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani, M.Si., menghadiri acara Kongres V Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan (PP&K) Tahun 2021 yang dis

ist
Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani, M.Si., menghadiri acara Kongres V Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan (PP&K) Tahun 2021 yang diselenggarakan Pusat Studi Pancasila, Universitas Gadjah Mada (UGM) secara daring, Selasa, 4 Mei 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani, M.Si., menghadiri acara Kongres V Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan (PP&K) Tahun 2021 yang diselenggarakan Pusat Studi Pancasila, Universitas Gadjah Mada (UGM) secara daring, Selasa, 4 Mei 2021.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Karomani hadir sebagai salah satu narasumber Kongres sesi III yang mengusung tema “Konsepsi dan Solusi Implementasi Pendidikan dan Budaya Pancasila pada jenjang Pendidikan Usia Dini, Dasar, Menengah, dan Pendidikan Tinggi”.

Prof. Karomani dalam pemaparannya membahas tentang Konsepsi dan Solusi Implementasi Pendidikan dan Budaya Pancasila dengan cara mewujudkan profil pelajar Pancasila.

Di awal pemaparan, ia menyampaikan beberapa karakteristik kelompok generasi milenial saat ini bisa dilihat dari dua sisi, yakni kognitif, maupun sifatnya. Ia pun menyampaikan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki kelompok generasi ini.

Pemaparan berlanjut membahas tentang ancaman disintegritas bangsa dan indeks ketahanan nasional Indonesia, khususnya untuk komponen ideologi dan sosial budaya yang tidak mengalami kenaikan signifikan dalam kurun waktu 10 tahun.

Beberapa fenomena yang terjadi, hasil dari riset juga menggambarkan perlunya memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila di setiap satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi.

“Kita tahu bahwa kita semua berbeda dalam segala hal. Jadi dari sisi budaya, bahasa, agama, itu hampir semuanya berbeda. Karena itu satu-satunya yang menyatukan kita semua adalah ideologi bangsa yaitu Pancasila,” katanya.

Selanjutnya mengenai profil pelajar Pancasila yang bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa, mandiri, bernalar kritis, kreatif, suka bergotorng royong, serta menghargai kemerdekaan global.

Untuk mewujudkannya, diperlukan implementasi yakni mengutamakan aspek sikap dalam pembelajaran dan standar penilaian pendidikan, mengembangkan model pembelajaran, penguatan manajemen sekolah yang lebih baik, penguatan guru, peran guru, dosen, orang tua, serta masyarakat dalam pembinaan dan pengawasan.

Adapun rekomendasi yang diberikan antara lain Sidiknas dan SN Dikti harus mencantumkan arah pengembangan kurikulum yang bermuara pada pembentukan profil pelajar Pancasila. Penataan kurikulum hendaknya disempurnakan dengan pedoman pembentukan profil pelajar Pancasila sebagai muara tujuan pembelajaran.

Kemudian penataan pembelajaran hendaknya dirancang sejumlah model pembelajaran ke-Indonesiaan yang dapat menumbuhsuburkan terbentuknya profil pelajar Pancasila.

Ia juga merekomendasikan penataan evaluasi yang dapat mengukur arah ranah sikap atau moral terbentuknya profil pelajar Pancasila dengan standar acuan patokan atau mutlak secara seragam pada semua level dan jejak pendidikan.

“Tak kalah penting, perlu adanya mata pelajaran Pancasila secara khusus dan buku-buku sumber diperkaya dengan konten berbasis nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.

Kongres V Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan Tahun 2021 diikuti 350-an peserta. Selain rektor Unila, penyelenggara menghadirkan lima narasumber yakni Tim Rektor Universitas Hasanuddin Rahmatullah, M.Si., Tim Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Warsono, M.S., Tim Kepala Sekolah Guru Kebinekaan YCG – Muhammad Mukhlisin, S.Pd., Tim Kepala Sekolah SMP 1 Girimulyo DIY – Sri Harini, S.Pd., dan Doni Koesoema Albertus, M.Ed., selaku pengamat pendidikan.(*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved