Liga Champions

Christian Pulisic Mengaku 'Frustasi' Duduk di Bangku Cadangan Saat Chelsea Menang dari Real Madrid

Christian Pulisic mengakui sempat frustrasi' karena berada di bangku cadangan saat laga leg kedua semifinal Liga Champions Chelsea atas Real Madrid.

Getty Images
Ilustrasi : Christian Pulisic Mengaku 'Frustasi' Duduk di Bangku Cadangan Saat Chelsea Menang dari Real Madrid 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID- Christian Pulisic mengakui sempat frustrasi' karena berada di bangku cadangan saat laga leg kedua semifinal Liga Champions Chelsea atas Real Madrid.

Pemain Amerika mencetak gol tandang krusial di Spanyol pada leg pertama pekan lalu. Namun di lge kedua yang digelar di di Stamford Bridge Kamis dini hari, ia hanya duduk di bangku cadangan.

Dan Tuchel lebih memilih memasang Kai Havertz yang mencetak dua gol di Liga Premier melawan Fulham pada akhir pekan - memilih di depannya.

Chelsea unggul di babak pertama melalui kerjasama umpan Havertz yang membentur mistar lalu disambut Timo Werner.

Kekecewaan Pulisik akhirnya terobati , setelah pemain sayap itu memasuki pertarungan di menit ke-67, menggantikan Werner.

Meski tidak mencetak gol, Pulisic membantu membantu Mason Mount mencetak gol kedua bagi Chelsea.  

Tepatnya di menit 87 Pulisik menerobos masuk ke dalam kotak dan memberi umpan silang untuk rekannya Mason Mount dan mengamankan skor 2-0 bagi kemenangan Chelsea atas raksasa Spanyol.

Baca juga: Masa Depan Eden Hazard di Madrid Tuai Sororan Usai Aksi Tak Pantasnya di Semifinal Liga Champions

Kemenangan agregat 3-1 atas real Madird, membuat Chelsea akan menghadapi Manchester City di final Liga Champions di Istanbul tanggal 29 mei 2021. 

Gelandang Chelsea Amerika Christian Pulisic (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Chelsea di stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 27 April 2021.
Gelandang Chelsea Amerika Christian Pulisic (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol pada pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Chelsea di stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, di pinggiran Madrid, pada 27 April 2021. (JAVIER SORIANO / AFP)

Pemain berusia 22 tahun itu jelas sangat ingin berada di starting XI untuk final nanti. 

Ditanya bagaimana perasaannya disebut di bangku cadangan, Pulisic mengatakan kepada CBS Sports usai pertandingan: ‘Sangat frustrasi. Umm, ya, tidak banyak lagi yang bisa dikatakan.

'Saya ingin bermain sejak awal, seperti yang selalu saya lakukan. 'Saya harus terus membuktikan diri saya berulang kali.

Baca juga: Jadwal Liga Inggris pekan ke 35 Man City vs Chelsea, Simulasi Final Liga Champions

'Tapi, seperti biasa, saya menjangkau Tuhan dan Dia memberi saya kekuatan. Dengan itu di belakangku, tidak ada yang benar-benar dapat menghentikanku.

Pulisic tampaknya tidak terlalu kecewa dengan pilihannya, dan bergabung dengan anggota skuad lainnya merayakan kemenangan mereka ke final Liga Champions di ruang ganti setelah pertandingan.

Seusai laga Tuchel pun angkat bicara mengapa dirinya lebih memilih Havertz daripada Pulisic

'Christian mendapat pesan buruk hari ini, saya cukup yakin kami membutuhkan lebih dari 11 pemain untuk menyelinap hari ini. Dan bagus untuk memiliki Christian dari bangku cadangan.

'Kai memberi kami sedikit keunggulan dalam hal menghadapi bola mati dan juga dalam serangan cepat bisa menjaga bola," ujar Tuchel. ( Tribunlampung.co.id / Romi Rinando )

Baca Berita Liga Champions lainnya

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved