Breaking News:

Kasus Suap Lampung Utara

Kerja Maraton, KPK Periksa Saksi Kasus Gratifikasi Lampung Utara 3 Hari Beruntun

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja secara maraton guna melakukan pemeriksaan terkait perkara dugaan gratifikasi di Lampung Utara.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id / Hanif
Suasana kantor BPKP Lampung, Rabu (5/5/2021). Di tempat inilah penyidik KPK memeriksa sejumlah saksi terkait perkara dugaan gratifikasi di Pemkab Lampung Utara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja secara maraton guna melakukan pemeriksaan terkait perkara dugaan gratifikasi di Lampung Utara.

Penyidik lembaga antirasuah itu setidaknya sudah tiga hari beruntun memeriksa sejumlah saksi di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Lampung.

Kali ini, ada tiga saksi yang diperiksa KPK, terdiri dari unsur swasta dan aparatur sipil negara (ASN), Jumat (7/5/2021).

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan pemeriksaan ini.

"Hari ini pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi menerima gratifikasi Pemkab Lampung Utara," ujar Ali Fikri.

Baca juga: KPK Periksa Eks Wabup Sri Widodo dan Sekkab Samsir Terkait Dugaan Gratifikasi Lampung Utara

"Tiga orang saksi yang diperiksa," ucapnya lagi.

Adapun ketiga saksi tersebut yakni Efiiri Yanto (PNS/PPTK Dinas PUPR periode 2015-2018), Tohir Hasyim (wiraswasta), dan Eka Saputra (CV Mas Agung dan CV Kafina Utama).

Ali Fikri menuturkan, KPK belum dapat menyampaikan detail perkara dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Tim penyidik masih bekerja melakukan pengumpulan alat bukti, di antaranya pemanggilan dan pemeriksaan beberapa pihak sebagai saksi," tandasnya. ( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Baca berita Kasus Suap Lampung Utara lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved