Breaking News:

Berita Nasional

Kasus Perawat Dibakar Hidup-hidup, Suami Korban Sulit Dihubungi

Suami Eva Sofiana Wijayanti yang oleh pihak keluarga disebut bernama Adin itu menjalani pemeriksaan dengan status sebagai saksi.

Editor: taryono
Facebook
Korban perawat yang dibakar, Eva Sofiana Wijayanti. 

Sebagai kakak kandung Adin, Didik jarang berkomunikasi secara intens dengan anggota keluarganya.

"Saya jarang komunikasi dengan suaminya Eva. Sampai sekarang WA gak dibales dan telepon gak diangkat," beber pria berusia 50 tahun itu pada SURYAMALANG.COM, Rabu (5/5/2021).

Ketika mendengar Eva tersiram bensin dan dibakar orang tak dikenal, Didik sontak terkejut mendengar kabar itu.

Didik hanya menerima informasi jika Eva tengah menjalani perawatan medis di rumah sakit saat ini ditemani oleh suaminya.

Didik merasa mahligai rumah tangga yang dibangun keduanya ( Eva Sofiana Wijayanti dan Adin) tak pernah dirundung masalah alias harmonis.

"Bahkan sering ngabuburit setiap sore. Pihak keluarga gak tau ada masalah," ucap pria yang mengaku sebagai petani itu.

Sepengetahuan Didik, Eva dan Adin merupakan pasangan suami istri yang seumuran.

Ia mengingat jika keduanya lahir pada tahun 1988.

Eva dan Adin berumah tangga 10 tahun .

Sosok Eva Sofiana Wijayanti dikenal keluarga sebagai ibu yang sangat dekat dengan anak-anaknya, demikian juga suaminya.

"Eva dan suami sangat dekat anak. Hampir setiap hari dibelikan makanan siap saji anaknya itu sama Eva," ujar Didik Porwidiantoro ketika ditemui di kediaman Eva dan suaminya pada Rabu (5/5/2021).

Ia mengenang Eva bekerja di Klinik Bunga Husada yang berada di Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang sejak 5 tahun lalu.

"Dulunya Eva itu lulusan bidan," paparnya.

Didik berkisah rumah tangga Eva dan Adin dikaruniai dua orang anak laki-laki.

Kata Didik, anak pertama Eva sedang duduk di bangku kelas 4 sekolah dasar, sedangkan anak kedua Eva sedang akan memasuki sekolah dasar.

Selama Eva menjalani perawatan di rumah sakit, Didik menuturkan kedua anak Eva sengaja tidak diberitahu tentang peristiwa pembakaran oleh orang tak dikenal itu.

Saat ini, anak pertama Eva tinggal di rumah Dusun Ngembul. Sedangkan anak kedua Eva berada di rumah Dusun Krajan yang merupakan rumah orang tua kandung Eva.

"Saya tidak tinggal di sini tetap (Rumah Dusun Ngembul), rumah saya di Krebet, Bululawang. Saya lagi kesini karena bapak saya lagi sendirian," ujar Didik.

Didik menyerahkan sepenuhnya tindakan hukum oleh pihak berwajib terkait peristiwa nahas yang dialami Eva.

"Kondisi Eva juga masih seperti itu di rumah sakit. Jadi itu semua (tindakan hukum) terserah suaminya," jelasnya.

Terakhir, Didik bersaksi tidak ada gelagat aneh nan mencurigakan yang terpampang dari sosok Eva sebelum kejadian penyiraman bensin pada Senin (3/5/2021).

"Saya kaget sekali mendengar musibah itu," tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Eva Sofiana Wijayanti jadi korban kekerasan , dibakar oleh pria tak dikenal di Malang, Senin (3/5/2021).

Sosok Eva Sofiana Wijayanti diketahui tercatat sebagai lulusan salah satu Poltekkes di Malang.

Dikutip dari akun Facebook miliknya, perawat cantik yang kini berusia 35 tahun tersebut merupakan lulusan Poltekkes RS dr. Soepraoen Malang.

Eva Sofiana Wijayanti sendiri diketahui berprofesi sebagai perawat asal Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Nasib naas dialami perawat cantik asal Malang itu yang tiba-tiba disiram oleh pria tak dikenal.

Pria tersebut nekat menyiram sebuah cairan ke wajah dan tubuh perawat cantik Eva Sofiana Wijayanti.

Tak hanya itu, Pria tersebut juga menyulut api ke tubuh Eva Sofiana Wijayanti hingga tubuh perawat cantik ini terbakar.

Kini Eva Sofiana Wijiyanti sedang mengalami perawatan intensif di rumah sakit Hasta Husada Kepanjen, Malang, Jawa Timur.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

baca berita selengkapnya di sini

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved