Breaking News:

Liga 1

Presiden Persik Kediri Beri Respon Positif Wacana Penghapusan Degradasi di Liga 1 2021

Presiden klub Persik Kediri, Abdul Hakim Bafaqih, merespon positif terkait wacana penghapusan degradasi di Liga 1 2021 yang sedang ramai dibahas.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Kiki Novilia
Kompas.com
ilustrasi. Pesiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafaqih (tengah), merespon positif terkait wacana penghapusan degradasi di Liga 1 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Presiden Persik Kediri, Abdul Hakim Bafaqih, memberi respon positif terkait wacana penghapusan degradasi di Liga 1 2021 yang saat ini sedang ramai dibahas.

Diketahui, Wacana Liga 1 2021 tanpa sistem degradasi berawal setelah rapat Komote Eksekutif (Exco) PSSI pada 3 Mei 2021 lalu.

PSSI menjelaskan bahwa wacana tersebut timbul karena sejumlah klub peserta Liga 1 mengirimkan surat pengajuan penghapusan degradasi untuk kompetisi musim ini.

Sebagian besar klub pun menyatakan setuju dengan gagasan menghapus degradasi musim ini selagi tidak mengubah statuta PSSI.

Dilansir dari Bolasport.com (10/5/2021) klub-klub yang memohon agar Liga 1 2021 digelar tanpa adanya degradasi itu pun memberikan sejumlah alasan lain.

Baca juga: Jelang Liga 1 Indonesia Persib Kehilangan Farshad Noor

Pertama, karena kompetisi Liga 1 kali ini masih terkendala masalah pandemi COVID-19.

Kedua, PSSI masih mengira-ngira langkah selanjutnya jika ada pemain atau pengurus klub yang terjangkit virus corona.

Ilustrasi Pemain Persik Kediri melakukan selebrasi saat melawan PSIM Yogyakarta yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, (02/09/2019) sore. Jelang Liga 1 2021 yang rencananya akan dilangsungkan Juli 2021, kabar datang dari Persik Kediri yang akan seleksi pemain asing.
Ilustrasi Pemain Persik Kediri melakukan selebrasi saat melawan PSIM Yogyakarta yang berakhir dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya Kediri, Jawa Timur, (02/09/2019) sore. Jelang Liga 1 2021 yang rencananya akan dilangsungkan Juli 2021, kabar datang dari Persik Kediri yang akan seleksi pemain asing. (KOMPAS.com/SUCI RAHAYU)

Ketiga, klub merasa belum siap berjuang sepenuhnya karena baru saja dilanda krisis ekonomi yang disebabkan pandemi covid-19.

Keempat, kompetisi Liga 1 dan 2 dihadiri penonton dengan jumlah terbatas, yang berakibat klub akan mengalami kesulitan untuk menambah pendanaan.

Sejumlah alasan itulah yang membuat Abdul Hakim Bafagih merespons positif rencana Liga 1 tanpa sistem degradasi.

Baca juga: Asisten Pelatih Persela Lamongan Harap Liga 1 Segera Dimulai, Didik: Anak Daerah Butuh Kompetisi

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved