Breaking News:

Pembegalan di Pesawaran

Begal di Kuburan Cina Pesawaran Ternyata Residivis

Pelaku pencurian disertai dengan kekerasan Awaludin (18) merupakan seorang residivis spesialis penodongan ponsel.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Robertus Didik
Polisi menangkap pelaku pembegalan di Kuburan Cina Desa Sukajaya, Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Pelaku pencurian disertai dengan kekerasan Awaludin (18) merupakan seorang residivis spesialis penodongan ponsel.

Humas Polres Pesawaran AKP Aris Siregar mengungkapkan bila Awaludin baru keluar penjara pada Januari 2021.

"Pelaku residivis spesialis penodongan HP," ungkap Aris mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Jumat, 14 Mei 2021.

Selain itu, tambah dia, Awaludin dan rekannya tergolong pelaku penodongan ponsel yang cukup meresahkan di wilayah Lempasing.

Menurut Aris, pengakuan pelaku kepada penyidik Satreskrim Polres Pesawaran, telah melakukan penodongan hingga sebanyak 10 kali.

"Perbuatan pelaku dilakukan di wilayah Lempasing," tutur Aris.

Tidak hanya itu, di bulan Mei ini saja pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana yang sama di dua TKP wilayah Bandar Lampung.

Ditembak

Awaludin (18), seorang begal di Kabupaten Pesawaran, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas.

Warga Desa Harnas, Kecamatan Telukbetung Timur, Kota Bandar Lampung ini telah melakukan pembegalan di Kuburan Cina Desa Sukajaya, Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved