Breaking News:

Metro

Hari kedua Idul Fitri 2021, Kasus Covid-19 Kota Metro Nihil

Hari kedua Idul Fitri 2021, kasus penambahan covid-19 di Kota Metro nihil, hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti.

TRIBUN LAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
VERIFIKASI - Kepala Dinas Kesehatan Erla Andrianti (paling kiri) saat mengikuti verifikasi lapangan Penilaian Kelompok Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisonal Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2019 di Aula Kelurahan Yosorejo, Metro Timur, Kamis (4/7). Hari kedua Idul Fitri 2021, Kasus Covid-19 Kota Metro Nihil 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Hari kedua Idul Fitri 2021, kasus penambahan covid-19 di Kota Metro nihil.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti mengatakan jika hari kedua Idul Fitri 2021 tidak ada penambahan kasus Covid-19.

"Sementara hari ini tidak ada penambahan kasus. Nihil," ujar Erla yang juga juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro, Jumat (14/5/2021).

Meski demikian, pihaknya meminta masyarakat Kota Metro untuk selalu mematuhi dan menerapkan menerapkan protokol kesehatan 5M.

“Jangan lupa memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ingatnya.

Baca juga: Hindari Kemacetan, Pemudik Lokal Gunakan Jalur Alternatif

Adapun total jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Metro hingga saat ini sebanyak 972 kasus. Sebanyak 838 pasien selesai isolasi, 47 meninggal dunia, dan 81 masih menjalani isolasi.

Sebelumnya diberitakan jika dalam dua hari tanggal 10 Mei hingga 12 Mei 2021 jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Metro bertambah 13.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti mengatakan kasus positif Covid-19 di Metro bertambah 13 sehingga total pasien terkonfirmasi sebanyak 972 orang.

Adapun penambahan tersebut, kata Erla , yakni pasien 960 pria 48 tahun warga Mulyojati dan pasien 961, warga Metro Barat pria 58 tahun yang dinyatakan positif pada 10 Mei.

"Kemudian pasien 962, wanita 70 tahun asal Mulyojati terpapar dari anaknya pasien positif nomor 890. Pasien 963, warga Yosomulyo terpapar dari ayahnya atau pasien nomor 893. Untuk pasien 964, 27 tahun warga Hadimulyo Barat positif dengan keluhan batuk, pilek dan hilang penciuman," bebernya.

Baca juga: Seluruh Tempat Wisata Kota Metro Ditutup

Erla mengaku, klaster keluarga juga terjadi pasa pasien 965, warga Hadimulyo Barat yang terpapar dari anaknya pasien nomor 917. Pasien 966, warga Hadimulyo Timur usia 61 tahun dinyatakan positif setelah hasil swab keluar pada 10 Mei.

"Tiga pasien dinyatakan positif 11 Mei. Yakni pasien 967 warga Jalan Imam Bonjol, pasien 968 usia 81 tahun warga Metro Pusat saat ini masih dirawat di RSU Ahmad Yani, dan pasien 969 usia 26 tahun asal Imopuro yang terpapar dari istrinya pasien nomor 946," tukasnya.

Selanjutnya pasien 970, warga Jalan Kunang yang bekerja di Bandar Lampung, terkonfirmasi positif pada 7 Mei. Sementara pasien 971, warga Imopuro merupakan hasil tracing atau istri dari pasien positif nomor 927.

"Pasien 972, usia 66 tahun warga Imopuro juga merupakan klaster keluarga. Terpapar atau hasil tracing dari kakaknya, pasien positif nomor 927," tuntasnya.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Hanif Mustafa
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved