Bandar Lampung

Pedagang Terminal Rajabasa Keluhkan Sepi Pembeli Akibat Larangan Mudik

Ani (17), pedagang kaki lima mengeluhkan sepinya penumpang Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung akibat larangan mudik.

Penulis: kiki adipratama | Editor: soni
Tribun Lampung/Kiki Adipratama
Pedagang di Terminal Rajabasa Keluhkan Sepi Pembeli Akibat Larangan Mudik 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG -  Ani (17), pedagang kaki lima mengeluhkan sepinya penumpang Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung akibat larangan mudik.

Perempuan bertopi  yang berjualan Cangcimen itu merasa kebijakan pelarangan mudik sangat berimbas kepada para pedagang di Terminal.

Dagangannya mulai dari makanan ringan hingga berbaga kopi jadi sepi pembeli.

Ani masih ingat betul betapa menggembirakannya bila musim mudik Lebaran tiba.

Dagangannya laris terjual dibeli para pemudik yang ramai di Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung.

Baca juga: Terminal Tipe A Rajabasa Masih Sepi Penumpang di Hari Ketiga Lebaran 

Karena Terminal Tipe A menjadi titik kumpul pemudik karena melayani berbagai jurusan di Provinsi Lampung.

Tak pasti berapa keuntungan nominal yang bisa dibawa pulang Ani. Tapi, kata Ani, hampir rata-rata bisa membawa pulang Rp 200 ribu.

Namun, itu hanya menjadi cerita untuk saat ini.

"Sepi banget karena larangan mudik, jadi ya bagini," kata Ani di Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung, Sabtu (15/5/2021).

Saat ini, pembeli dagangan Ani hanya para kernet dan sopir bus.

Adapun beberapa penumpang, hanya penumpang yang kebetulan melakukan perjalanan saja.

"Iya tetap ada orang biasa penumpang bus, tapi ya gak banyak," tutur Ani.

Rusmini (31) Pedagang Kaki Lima lainnya juga mengeluhkan hal yang sama.

Sehari-hari ia berdagang kopi dan minuman dingin di sekitar Terminal Tipe A Rajabasa Bandar Lampung.

"Sekarang kan yang lewat bus dalam Provinsi saja, jadinya sepi yang beli," ujar Rusmini.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved