Breaking News:

Lampung Selatan

Tempat Wisata di Lampung Selatan Masih Tutup

Tempat wisata di Kabupaten Lampung Selatan masih belum buka hingga akhir pekan ini, Minggu (16/5/2021).

Tribunlampung.co.id/Dedi
Objek wisata pantai Kedu Warna, Kalianda. Foto dibidik sebelum puasa dan adanya kebijakan larangan buka dari Pemkab Lampung Selatan. Tempat Wisata di Lampung Selatan Masih Tutup 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN – Tempat wisata di Kabupaten Lampung Selatan masih belum buka hingga akhir pekan ini, Minggu (16/5/2021).

Ini seiring kebijakan pemerintah mengimbau untuk menutup kegiatan tempat wisata dari 13-16 Mei.

“Kita masih belum buka. Karena memang ada perintah dari pemerintah daerah untuk tutup,” terang Ardiyanto, pengelola tempat wisata pematang Sunrise di Bakauheni, Minggu (16/5/2021).

Tidak hanya objek wisata Pematang Sunrise di Bakauheni, tempat wisata Pantai Kedu Warna di Kalianda serta pantai Minang Rua di Bakauheni pun akhir pekan ini masih tutup untuk kunjungan wisata.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menerapkan kebijakan penutupan sementara kegiatan tempat parawisata selama 4 hari.

Pada tanggal 13-16 Mei mendatang.

Baca juga: Wisata Hamtebiu Lampung Barat Banyak Disinggahi Pengunjung di Hari Ketiga Lebaran

Kepala Dinas Parawisata dan Kebudayaan Lampung Selatan, Rini Ariasih mengatakan surat edaran bupati tentang kebijakan penutupan sementara tepat wisata ini sudah dikeluarkan.

“Surat edarannya sudah ada. SE nomor : 556/612/IV.21/2021 tentang pemberitahuan dan himbauan penutupan tempat wisata,” kata dia, Jumat (7/5/2021) lalu.

Kebijakan penutupan sementara ini, lanjutnya, untuk menghindari potensi meningkatnya kasus baru dari pandemi covid-19 dimusim mudik lebaran 2021.

Rini mengatakan untuk di Lampung Selatan ada sekira 40 tempat wisata yang telah terkelola atau memiliki pengelola.

Baca juga: Tempat Wisata Bendungan Wonomarto, Lampung Utara Tutup Selama Idul Fitri

“Kita sudah sampaikan SE kepada para pengelola tempat wisata yang ada di Lampung Selatan,” terang dirinya.

Nantinya, lanjut Rini, para pengelola tempat wisata tetap diminta untuk penerapkan protokol kesehatan dengan ketat, saat kembali membuka tempat wisata untuk umum setelah masa waktu penutupan sementara.

“Untuk protokol kesehatan ini harus dilakukan oleh pengelola tempat wisata. Kita tidak ingin muncul cluster penyebaran Covid-19 dari tempat wisata,” tegas Rini Ariasih.

( Tribunlampung.co.id / Dedi Sutomo )

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved