Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Anggap Firli Bahuri Zalim, 75 Pegawai KPK Lapor Dewan Pengawas

Ketua KPK Firli Bahuri dilaporkan ke Dewan Pengawas oleh 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibebastugaskan

Editor: soni
Tribunnews.com/Herudin
Ketua KPK Firli Bahuri saat konpers kasus korupsi bansos Covid-19 yang melibatkan Mensos Juliari P Batubara 

Setelah Firli kembali ke KPK dan menjadi Ketua KPK, Firli diketahui menerima sanksi etik dari Dewan Pengawas KPK. 

Firli menerima sanksi etik gaya hidup mewah lantaran menggunakan helikopter dalam perjalanan pribadinya di Sumatera Selatan.

Harun menilai tindakan Firli yang kini membebastugaskan dirinya dan 74 pegawai lainnya harus dilawan. 

Menurut penulis buku 'Fikih Persaingan Usaha dan Moralitas Antikorupsi' ini, seluruh elemen bangsa yang fokus terhadap agenda pemberantasan korupsi harus turut berjuang.

"Kezaliman dan ketidakadilan ini harus kita lawan. Kita dalam arti bukan hanya 75 orang yang dinonaktifkan tersebut, tetapi seluruh elemen dan anak bangsa yang konsen dengan agenda pemberantasan korupsi di Indonesia. Termasuk yang Terhormat Bapak Presiden tentunya," kata Harun.

Diketahui, Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri mengeluarkan SK Pimpinan KPK Nomor 652 Tahun 2021. 

SK ditetapkan di Jakarta 7 Mei 2021. Untuk salinan yang sah tertanda Plh Kepala Biro SDM Yonathan Demme Tangdilintin.

Dalam SK tersebut terdapat empat poin, pertama, menetapkan nama-nama pegawai yang tersebut dalam lampiran surat keputusan ini tidak memenuhi syarat dalam rangka pengalihan pegawai KPK menjadi ASN.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua KPK Firli Bahuri Dilaporkan ke Dewan Pengawas, https://www.tribunnews.com/nasional/2021/05/17/ketua-kpk-firli-bahuri-dilaporkan-ke-dewan-pengawas?page=all.
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani

 
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved