Breaking News:

Korupsi SMAN 6 Metro

BREAKING NEWS Kabur 4 Tahun ke Jakarta, Terpidana Korupsi SMAN 6 Metro Dieksekusi Kejari

Kejaksaan Negeri Metro mengeksekusi Abdul Mukti bin Taufik, terpidana kasus korupsi pembangunan gedung ruang kelas SMA Negeri 6 Metro, Rabu (19/5/2021

Tribunlampung / Indra Simanjuntak
Kejaksaan Negeri Metro mengeksekusi Abdul Mukti bin Taufik, terpidana kasus korupsi pembangunan gedung ruang kelas SMA Negeri 6 Metro, Rabu (19/5/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Kejaksaan Negeri Metro mengeksekusi Abdul Mukti bin Taufik, terpidana kasus korupsi pembangunan gedung ruang kelas SMA Negeri 6 Metro, Rabu (19/5/2021).

Abdul Mukti diketahui sempat empat tahun menghilang dan menjadi buron Kejari Metro.

Kasi Intelijen Kejari Metro Rio Halim mengatakan, eksekusi Abdul Mukti dilakukan tim intelijen Kejari Metro bersama tim eksekutor tindak pindana khusus.

"Kita amankan pukul 12.30 WIB tadi setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Selama ini yang bersangkutan melarikan diri ke Jakarta," ujar Rio, mewakili Kajari Metro Virginia Hariztavianne, Rabu.

Abdul Mukti merupakan terpidana kasus korupsi pembangunan gedung ruang kelas SMAN 6 Metro senilai Rp 2.520.000.000.

Dana tersebut bersumber dari APBD tahun anggaran 2013 pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Metro.

Baca juga: Pengacara Terpidana Korupsi RSUD Pringsewu Surati Kejari Terkait Selisih Kerugian Negara

Berdasarkan hasil audit yang dilakukan BPKP Provinsi Lampung, perkara tersebut merugian keuangan negara sebesar Rp 54.144.066,35.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved