Breaking News:

Liga Champions

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Kecam UEFA Atas Pemindahan Lokasi Final Liga Champions

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kecam UEFA yang memindahkan tempat laga final Liga Champions dari Istanbul ke Porto. 

Penulis: Romi Rinando | Editor: Kiki Novilia
News Network
Presiden Turki Erdogan mengecam langkah UEFA Memindahklan Tempat Laga final Liga Champions dari Istanbul 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kecam UEFA yang memindahkan tempat laga Final Liga Champions dari Istanbul ke Porto. 

Erdogan menyebut keputusan UEFA memindahkan tempat Final Liga Champions antara Man City vs Chelsea yang seharusnya di gelar Stadion Olimpiade Ataturk di Istanbul, Turki ke Portugal sebagai keputusan politik.

"Menurut saya, mereka membuat keputusan politik," kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi.

"Saya menyebutnya politis karena kami diberitahu dua tahun lalu tentang keputusan bahwa Liga Champions akan dimainkan di Turki," tambahnya.

UEFA bulan ini mengumumkan bahwa final antara Manchester City dan Chelsea akan dimainkan di Porto, bukan di Istanbul dengan harapan bisa diikuti oleh fans Inggris.

Baca juga: Presiden Tayyip Erdogan Tak Gentar Meski 4 Negara Besar Pamer Kapal Perang di Laut Mediterania

Pengumuman itu datang setelah pemerintah Inggris menempatkan Turki dalam daftar merah perjalanan virus korona.

Erdogan mengatakan pada Rabu, perubahan tempat itu terjadi setelah "dua tim dari liga Inggris memenangkan hak untuk bermain di final".

Ilustrasi : Final Liga Champions Chelsea vs Man City
Ilustrasi : Final Liga Champions Chelsea vs Man City (The Pride of London)

Sebanyak 6.000 suporter dari masing-masing kesebelasan diperkirakan akan menghadiri laga puncak tersebut Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

"UEFA berpikir bahwa semua perlu dilakukan untuk memastikan para suporter kedua kubu bisa hadir setelah satu tahun dikunci keluar dari stadion," tulis pernyataan resmi UEFA

Sebelumnya UEFA berencana memindahkan Final Liga Champions ke Inggris, tetapi tidak memungkinkan setelah memperhitungkan semua kebutuhan karantina dari Inggris Raya.

Baca juga: Final Liga Champions 2021 Man City vs Chelsea, Sheikh Mansour Tanggung Biaya Suporter

"Otoritas Portugal dan FPF (Federasi sepak bola Portugal) akhirnya masuk dan bekerja cepat bersama UEFA untuk menawarkan venue final," tulis mereka lagi.

"Portugal masuk daftar hijau destinasi bagi Inggris, sehingga fans dan para pemain yang hadir ke final tak perlu menjalani karantina seusai pulang."

Pengumuman Final Liga Champions pindah dibuat setelah Pemerintah Inggris menempatkan Turki dalam daftar merah perjalanan virus corona.

UEFA lalu menyuarakan penyesalannya dan apresiasi kepada otoritas sepak bola Turki. Federasi sepak bola Eropa itu juga berjanji akan mencari kesempatan pada masa yang akan mendatang bagi kota Istanbul untuk menghelat final Liga Champions lagi. (*) ( Tribunlampung.co.id / Romi Rinando )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved