Begal di Lampung Utara
Warga Lampung Utara Marah Kepung Begal di Rumah Kades, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Pengamatan TRIBUNLAMPUNG di lokasi, upaya menyelamatkan pelaku begal di Lampung Utara dari massa yang terbakar emosi terbilang dramatis.
Penulis: anung bayuardi | Editor: Heribertus Sulis
Selanjutnya, di kebun karet korban dipepet begal yang kemudian merampas kontak motor sehingga korban terjatuh, setelah itu pelaku mengeluarkan tembakan sebanyak 2 kali sehingga korban lari.
Pelaku langsung membawa sepeda motor milik korban ke arah Desa Abung Jayo.
Suryadinata melanjutkan, korban berteriak sehingga menimbulkan masa sekitar lokasi yang langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Selanjutnya korban tidak mengetahui lagi kronologi dikarenakan pelaku diketahui sudah ditangkap oleh masa. “Pelaku sudah ditangkap masa,” katanya.
Satu pelaku begal tewas
Satu dari dua begal di Lampung Utara tewas diamuk massa saat membawa kabur motor korban Safta Andrian Tama (20).
Safta menjadi korban pembegalan pada Kamis 20 Mei 2021 sekitar pukul 21.00 WIB.
Korban dibegal di jalan raya desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara, dengan mengendarai sepeda motor Beat belum berpelat nomor.
Ia menceritakan saat itu, dirinya baru akan pulang ke rumah.
Sebelumnya dari pom bensin kelapa tujuh. Ia merasa diikuti dari gang Otong.
"Dari rel diikuti dua orang yang berboncengan motor Honda Beat tanpa pelat," kata dia.
Di saat itulah, korban berhasil mengambil kontak motor korban, hingga terjatuh. Salah satu pelaku berhasil membawa kabur motor korban.
Korban sempat memberhentikan seorang pengendara yang melintas. “Saya minta tolong kejar pelaku. Di jalan saya sambil teriak begal,” ujarnya.
Di saat bersamaan warga desa Abung Jayo sedang berkumpul, akhirnya keduanya ketangkap warga.
Nahas, satu orang pelaku meninggal dunia, seorang rekannya diamankan oleh kepala desa kemudian dibawa ke Polres Lampung Utara.
Ketika korban mengejar, seorang pelaku sempat menembak dua kali, namun tidak kena.
“Saat mengejar, pelaku mau nembak dua kali, tapi saya larinya zigzag, jadi gak kena,” katanya.
Baca berita Lampung Utara lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/proses-evakuasi-pelaku-begal-dari-amuk-massa-di-lampung-utara.jpg)