Breaking News:

Universitas Lampung

Unila Inisiasi Konservasi Anggrek Species Alam Dukung GreenMetric

 Universitas Lampung (Unila) melalui Komunitas Unila Orchid Lover menginiasi konservasi anggrek species alam untuk mendukung gerakan pengurangan emisi

Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Advertorial Tribun Lampung
ist
 Universitas Lampung (Unila) melalui Komunitas Unila Orchid Lover menginiasi konservasi anggrek species alam untuk mendukung gerakan pengurangan emisi rumah kaca serta mendukung peringkat GreenMetric kampus Unila. 

Dia juga berharap dengan konservasi anggrek species alam di pohon-pohon lingkungan kampus Unila dapat menggugah sivitas akademika dan masyarakat untuk mencintai pohon, menjaga kebersihan, dan keindahan lingkungan.

Sementara Ketua LPPM Unila Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., mengapresiasi kegiatan konservasi anggrek tersebut. Dia mengingatkan agar anggrek-anggrek yang sudah ditanam dipelihara dengan baik dan dijaga keamanannya agar tidak hilang.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada Elida yang sudah mendapatkan dana hibah unggulan bidang pengabdian masyarakat. Saya usulkan ke depan juga ada seminar bagaimana tips dan trik merawat anggrek dengan sempurna,” ujarnya.

Proposal pengabdian yang diajukan Elida bersama timnya yaitu Prof. Yusnita Said, Dr. Ari Hidayati, dan Widiarti, S.Si.,M.Si., berhasil lolos dan mendapatkan dana pengabdian senilai Rp20 juta dari sumber dana BLU Unila.

Proposal berjudul “Pengurangan Gas Rumah Kaca dengan Konservasi Anggrek Species untuk Mendukung Peringkat GreenMetric Unila” itu mendapat nilai unggul dari tim LPPM Unila.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan II Fakuktas Teknik Dr. Ahmad Zaenudin, S.Si, M.T. Dia menyatakan, fakultas teknik sangat mendukung program konservasi anggrek species alam ini.

“Kami sangat mendukung lokasi fakultas teknik untuk penanaman anggrek, dengan senang hati tendik di sini akan membantu pemeliharaan tanaman anggrek. Mudah-mudahan tim ini solid dan dapat mengantarkan Unila sebagai kampus percontohan konservasi anggrek species alam,” tutur Zaenudin.

Kegiatan ini dihadiri pengurus Perhimpunan Anggrek Indonesia wilayah Lampung, pencinta anggrek, dan penghobi anggrek.

Usai seremonial penanaman beberapa anggrek di pohon kampus teknik, Prof. Yusnita memberikan tips merawat tanaman anggrek menggunakan salep bud reaker, flower inducer, dan shootmire hasil racikannya.(*)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved