Breaking News:

Universitas Lampung

Dukung Kemerdekaan Palestina, Unila dan FRPKB Gelar Webinar Internasional

Dinamika politik di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik antara Palestina dan Israel sangatlah kompleks dan dinamis. Dinamika tersebut berkaitan er

Penulis: Advertorial Tribun Lampung | Editor: Advertorial Tribun Lampung
ist
Dinamika politik di kawasan Timur Tengah, khususnya konflik antara Palestina dan Israel sangatlah kompleks dan dinamis. Dinamika tersebut berkaitan erat dengan dimensi sejarah, agama, peradaban, politik internasional, dan aspek kemanusiaan. 

Ia berharap, webinar yang terselenggara tersebut dapat memberikan kontribusi dan solusi kepada kemerdekaan Palestina yang menjadi jalan menuju perdamaian dunia dalam bentuk pemikiran.

“Saya mengutuk keras setiap tindakan pelanggaran HAM, penyiksaan, perampasan hak milik, pembunuhan yang bersifat masif terhadap warga sipil di Gaza Palestina,” tegasnya saat memberikan sambutan.

Ia menyadari konflik ternyata pada akhirnya akan meninggalkan kepiluan, kehilangan keluarga yang dicintai, dan kerusakan lain yang tak terhitung jumlahnya. Oleh karena itu dibutuhkan itikad baik dari kedua belah pihak.

Komitmen bersama segenap warga dunia termasuk komunikasi internasional dalam memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap prestasi dan kemerdekaan Palestina serta upaya perdamaian di Timur Tengah.

“Semoga perdamaian abadi dan keadilan sosial tercipta di tanah Palestina” ujar Prof. Heryandi seraya menutup sambutan.

Masuk kepada sesi materi inti yang dimoderatori Dr. Ari Darmastuti, Duta Besar Palestina untuk Indonesia menyampaikan, masalah Palestina adalah masalah terpanas di dunia yang masih diderita oleh rakyat Palestina hingga saat ini. Karena kependudukan, pembunuhan, perusakan, penangkapan, dan pemindahan warga secara paksa.

Dr. Zuhair berharap, semua pihak khususnya Indonesia memberikan dukungan dan bantuan dari dengan berbagai cara termasuk melalui politik, diplomatik, hukum, dan ekonomi untuk membentuk front yang sangat kuat dalam menangani kejahatan dari serangan yang berulang-ulang.

“Kami tahu bahwa Indonesia memiliki peran penting di tengah komunitas internasional, organisasi regional, dan internasional, sebagai salah satu kekuatan, sebagai negara yang mendukung Palestina dalam menegakkan keadilan. Oleh karena itu perlunya menyatukan upaya dan kerja sama dalam mengekspose praktik dan serangan musuh”.

Ia turut melaporkan skala kehancuran yang diakibatkan serangan brutal di seluruh wilayah Palestina telah menelan lebih dari 259 korban jiwa. Termasuk di antaranya 69 korban anak-anak dan 40 korban perempuan dan orang tua.

Korban terluka telah mencapai lebih dari 8.000 orang dan lebih dari 2.000 penghancuran bangunan dan tempat tinggal dan penggusuran penduduk.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved