Bandar Lampung
Komunitas YATC Peduli Pendidikan hingga Pariwisata
Founder YATC Andre Parmonangan Panjaitan membeberkan, beberapa fokus kegiatan komunitasnya diantaranya pendidikan, pelayanan kesehatan, pariwisata.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Reny Fitriani
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kalangan muda yang memiliki kepedulian lebih kepada sesama kini kian banyak bermunculan.
Salah satunya Youth As The Cadre (YATC) yang fokus pada beragam hal berkaitan dengan masyarakat pedesaan.
Founder YATC Andre Parmonangan Panjaitan membeberkan, beberapa fokus dari kegiatan komunitasnya diantaranya pendidikan, pelayanan kesehatan, sosial, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Kegiatan kami adalah pengembangan peningkatan kualitas desa. Dimana di dalamnya ada beberapa aspek diantaranya kesehatan, lingkungan, pendidikan, ekonomi, hingga pariwisata dalam li gaul desa," jelas pria kelahiran Kotabumi, Agung Utara 1996 silam itu kepada Tribun Lampung, Senin (24/5/2021).
Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut di desa yang dikunjungi.
Desa atau masyarakat yang diberdayakan sendiri tidak hanya lingkup Lampung, namun Provinsi lainnya di Indonesia terutama di daerah pulau dan juga perbatasan dengan negara lain.
"Terbaru kami pada Februari akhir hingga awal April lalu melakukan aksi di Puntikayan, Entikong, Kalimantan Barat. Perbatasan Indonesia-Malaysia," bebernya.
Bersama para relawan sahabat lintas batas, pihaknya melakukan pembenahan perpustakaan dimana dibersihkan, dicat mural, hingga diberi karpet.
Memberikan pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian obat-obatan gratis dari rumah ke rumah, memberikan bimbingan belajar gratis kepada anak-anak di sana, hingga membuat sumur biopori.
Salah satu anggota komunitas Failandri Dwi Izka mengatakan, dia bergabung di YATC sebagai volunteer.
"Di YATC kami belajar berbagi sedikit apa yang dipunya dan apa yang diketahui kepada saudara-saudara di luar khususnya di daerah 3T dan wilayah yang masih terisolir," beber mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.
Perempuan yang akrab disapa Indri ini, juga aktif mengajak teman-temannya untuk mengabdi bersama di pelosok Nusantara.
"Karena bagi saya hidup itu bukan hanya tentang apa yang kita miliki tapi tentang apa yang telah kita beri dan yang akan kita beri untuk sesama," imbuhnya.
( Tribunlampung.co.id / Sulis Setia Markhamah )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/komunitas-yatc-peduli-pendidikan-hingga-pariwisata.jpg)