Breaking News:

Liga Inggris

Marcus Rashford Alami Pelecehan Rasis dari Guru Matematika Usai Timnya Kalah di Final Piala Europa

Marcus Rashford mengaku menerima pelecehan rasis dari seorang guru matematika pasca Manchester United kalah di final Liga Europa Kamis (26/5/2021)

Penulis: Romi Rinando | Editor: Dedi Sutomo
(Reuters) Marcus Rashford
Marcus Rashford mengalami pelecehan rasis usai timnya kalah di final Liga Europa dari Villarreal 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Marcus Rashford mengaku menerima pelecehan rasis dari seorang guru matematika pasca Manchester United kalah di final Liga Europa Kamis (26/5/2021) malam WIB.

Pasukan Ole Gunnar Solskjaer kalah dari Villarreal dalam adu penalti di Gdansk, setelah kiper David De Gea gagal mengeksekusi penalti.

Rashford sebelumnya melaporkan menerima pelecehan rasis awal musim ini dan telah berkampanye untuk perusahaan media sosial memperkenalkan tindakan yang lebih keras agar orang-orang bisa terlindungi dengan lebih baik dari pelecehan rasis.

Namun setelah kekalahan Man United di Gdansk, Rashford mengungkapkan kembali menerima pelecehan setidaknya 70 pesan kasar di akun media sosialnya.

Penyerang Man United tersebut menemukan satu pengguna yang mengiriminya pelecehan adalah seorang guru matematika yang bekerja dengan anak-anak.

Baca juga: Hasil Final Liga Eropa, Villarreal Jadi Juara Kalahkan Manchester United Melalui Adu Penalti

"Setidaknya 70 penghinaan rasial di akun sosial saya dihitung sejauh ini," tulis Rashford di Twitter setelah kekalahan Man United.

Bagi mereka yang bekerja untuk membuat saya merasa lebih buruk dari pada yang sudah saya lakukan, semoga berhasil"

Marcus Rashford mengalami pelecehaan rasis usai timnya kalah di final Liga Europa dari Villarreal
Marcus Rashford mengalami pelecehaan rasis usai timnya kalah di final Liga Europa dari Villarreal ((Reuters) Marcus Rashford)

"Saya lebih marah dari pada salah satu pelaku yang menyebut monyet di DM saya adalah guru matematika dengan profil terbuka.

Dia mengajari anak-anak !! Dan tahu bahwa dia dapat dengan bebas melakukan pelecehan rasial tanpa konsekuensi".

Dalam wawancara penuh semangat setelah kekalahan Man United, Rashford mengatakan tim tersebut finis di urutan kedua Liga Premier musim ini dan nyaris kehilangan trofi Liga Europa' tidak berarti apa-apa .

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved