Penipuan di Lampung Tengah

Jadi Korban Penipuan, Pemilik Toko Baja Ringan di Lampung Tengah Rugi Rp 88,6 Juta

Pemilik toko baja ringan di Kalirejo, Lampung Tengah, Edi Wahyudi (36), menjadi korban penipuan.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Grafis Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi. Pemilik toko baja ringan di Kalirejo, Lampung Tengah, Edi Wahyudi (36), menjadi korban penipuan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TENGAH - Pemilik toko baja ringan di Kalirejo, Lampung Tengah, Edi Wahyudi (36), menjadi korban penipuan.

Ia mengaku mengalami kerugian hingga Rp 88,6 juta.

Edi Wahyudi membeberkan kronologi penipuan yang dialami dua tahun silam.

Saat itu Sandaran (46) dan Marno (46) datang ke toko baja ringan miliknya dengan ditemani Utar, rekan Edi.

"Itu di tahun 2019. Kedua orang itu meminta supaya saya memasang baja ringan untuk Balai Kampung Purworejo," terang Edi Wahyudi, Minggu (30/5/2021).

Baca juga: Begini Modus Sandaran dan Rekannya Tipu Toko Baja Ringan di Padang Ratu

Setelah pemasangan, kata Edi, Sandaran dan Marno menghilang.

"Saya datangi ke rumahnya, tapi tak pernah saya temui. Katanya mereka sudah pindah (rumah) dan gak tinggal di sana lagi (Padang Ratu)," bebernya.

Satu bulan tak mendapat kepastian keberadaan kedua pelaku, akhirnya Edi Wahyudi melaporkan kasus itu ke Polsek Kalirejo.

Sandaran merupakan pelaku kedua yang diamankan Polsek Kalirejo dalam kasus penipuan baja ringan.

Baca juga: BREAKING NEWS 2 Tahun Buron, Pelaku Penipuan Baja Ringan di Lampung Tengah Diringkus Polisi

Rekan Sandaran, yakni Marno (46), telah lebih dahulu ditangkap pada Maret 2021 lalu.

Marno dan Sandaran berhasil meyakinkan korban supaya memasang rangka baja ringan dengan pembayaran di akhir pengerjaan.

"Pelaku Marno dan Sandaran saat itu mendatangi rumah Utar, rekan korban Edi Wahyudi, di Kalirejo. Dari Utar, keduanya meminta agar dikerjakan pemasangan rangka baja ringan di Balai Kampung Purworejo, Kecamatan Padang Ratu," terang Iptu Edi Suhendra, Minggu (30/5/2021).

Setelah rangka baja ringan dipasang, Sandaran dan Marno justru menghilang.

Korban akhirnya memilih melapor ke polisi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved