Breaking News:

Tanggamus

Kepastian Operasional Destinasi Wisata Tanggamus Ditentukan Bulan Depan

Tempat wisata di Tanggamus sementara masih ditutup dulu sampai satu bulan ke depan.

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Tempat wisata Bukit Idaman Gisting yang tutup sebagai bentuk ketaatan terhadap putusan Satgas Covid-19 menekan penyebaran Covid-19 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Tempat wisata di Tanggamus sementara masih ditutup dulu sampai satu bulan ke depan. Setelahnya akan ditinjau lagi apakah bisa dibuka atau tidak. 

Pembukaan tempat wisata sampai saat ini belum bisa dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19 di kabupaten ini. Keputusan penutupan diputuskan oleh Satgas Penanganan Covid-19 Tanggamus sejak awal Mei lalu.

"Saya tegaskan untuk tempat wisata sementara lihat dulu sampai satu bulan ke depan. Apabila dirasa penyebaran Covid-19 menurun maka ke depan akan diadakan rapat kembali untuk bertahap membuka tempat pariwisata," kata Dewi Handajani, Ketua Satgas Covid-19 Tanggamus, Selasa (1/6/2021).

Hal itu jadi salah satu keputusan rapat Satgas Covid-19 Tanggamus. Peserta rapat di antaranya Wakil Bupati AM Syafi'i, Plh. Sekda Sukisno, Asisten I Bupati Tanggamus Faturrahman, Asisten III Jonsen Vanesa, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, Kapolres AKBP Oni Prasetya, Kadis Kesehatan Taufik Hidayat, 

Lalu Kadis Kominfo Sabaruddin, Kepala BPBD Ediyan M Toha, Kadis Pariwisata Retno Damayanti, Kasat Pol PP Suratman, Kadis Perhubungan Razi Azanisyah, Kadis Pendidikan Yadi Mulyadi, Kabag Hukum Arif Rahman.

Kegiatan hiburan di tempat hajatan juga tetap belum diizinkan dan tetap berpedoman dengan peraturan dan kebijakan sebelumnya yakni penerapan protokol kesehatan.

Baca juga: OPD Diminta Ikut Geliatkan Destinasi Wisata di Pringsewu

Adapun kegiatan pendidikan atau kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah juga belum bisa dilaksanakan. 

"Kita terus mengikuti aturan dari Menteri Pendidikan, dan untuk ketersediaan sarana dan prasarana harus tetap diperhatikan. Kita tetap menunggu sampai para guru sudah tervaksin semuanya," kata Dewi.

Selanjutnya, masalah vaksin terus dipantau sampai sejauh mana dan sudah sebanyak apa vaksinasi, serta kesediaan stok yang akan datang. 

Kemudian posko PPKM yang sudah ada di masing-masing pekon dan kelurahan tetap dipertahankan dan dipantau efektifitas dan perkembangannya.

"Untuk zonasi perkecamatan gradasi tetap kita lakukan sebagai bahan evaluasi, mana kecamatan yang bisa kita pantau trennya dan mana yang gradasinya rendah atau tidak ada," terang Dewi.

Ia berharap  anggota Satgas Covid-19 tetap solid, kompak untuk menjaga Kabupaten Tanggamus, sebagai upaya penyelamatan dan kebaikan masyarakat Tanggamus. Serta menentukan langkah agar pertumbuhan ekonomi bisa kembali membaik seperti dahulu.

"Kepada jajaran TNI, Polri saya ucapkan terimakasih sudah saling bersinergi untuk kebaikan bersama. Harapannya Kabupaten Tanggamus bertahan di zona kuning," ujar Dewi. (tri yulianto)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved