Berita Terkini Nasional
VIDEO Guru Cantik Suapi ODGJ di Jawa Barat, Mengaku Tidak Takut dan Risi
Seorang guru cantik suapi ODGJ di Cianjur, Jawa Barat. Sosok guru honorer itu adalah Ani Sumarni (29). Ia peduli orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang guru cantik suapi ODGJ di Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan itu biasa ia lakukan sejak setahun terakhir.
Sosok guru tersebut bernama Ani Sumarni (29).
Ia masih berstatus guru honorer.
Ani Sumarni adalah warga Kampung Cicariang Hilir, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Dia mengajar di SDN 2 Bunikasih, Desa Bunisari.
Baca juga: Praktik Akad Nikah Saat SMA, Sepasang Kekasih Kini Benar-benar Menikah
Sosok guru honorer ini sangat peduli dengan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.
Sejak setahun terakhir, ia terbiasa memberi makan, memberi baju, bahkan memandikan ODGJ yang ditemui di jalan.
Ani pun menceritakan hal yang ia lakukan tersebut.
Menurut Ani, seusai menjalankan tugasnya sebagai pengajar, ia berkeliling desa mencari ODGJ.
Tujuannya untuk memberikan makanan dan memakaikan pakaian.
Baca juga: Bidan Muda Meninggal Jelang Menikah, Bernasib Tragis Setelah Jatuh dari Motor
Sehari-hari, selama masa pandemi, Ani pergi ke sekolah.
Namun, ia juga mengunjungi para murid untuk belajar tatap muka di rumah, bagi siswa yang tidak memiliki handphone.
Ani sudah menjadi guru honorer selama 10 tahun.
Tidak hanya itu, ibu satu anak ini juga mempunyai kegiatan lain, yakni mengunjungi ODGJ.
Dengan menggunakan sepeda motor, Ani berkeliling dengan membawa makanan, minuman, dan pakaian untuk ODGJ.
Saat bertemu ODGJ, Ani tak takut.
Ia pun tidak malu dilihat orang.
Termasuk saat memandikan ODGJ, Ani mengaku tidak jijik.
Tanpa rasa canggung, Ani memberikan makanan, menyuapi, dan memakaikan pakaian kepada ODGJ.
Kisah Ani saat bersama ODGJ
Pada Selasa (1/5/2021), Ani melihat seorang ODGJ laki-laki tergeletak tertidur di pinggir jalan, di Jalan Lingkar Timur, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Ia lantas menghampiri dan berusaha membangunkan ODGJ tersebut.
Ia sedikit berteriak karena deru mesin dan knalpot kendaraan cukup berisik di jalur cepat tersebut.
Dengan gerakan lemah, ODGJ tersebut berusaha bangkit dan mengambil posisi duduk.
Melihat wajah ODGJ tersebut penuh debu, perempuan bernama lengkap Ani Sumarni (29) ini lantas membawa tisu basah dan membersihkan wajah ODGJ tersebut.
Tak hanya bagian wajah, bagian pundak dan tangan ODGJ tersebut juga ia bersihkan.
Selesai membersihkan, Ani langsung menawarkan makan.
Namun karena ODGJ tersebut terlihat masih bingung, Ani lantas menyuapi dengan tangan ia sendiri.
Perempuan yang saat ini menjadi guru honorer di SD bunikasih 2, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, ini lantas memberikan baju dan sweater kepada ODGJ tersebut.
Lalu, ia terlihat menempelkan punggung tangannya di bagian kening ODGJ.
Ia bergumam bahwa suhu badan ODGJ tersebut panas.
Selesai memberikan baju dan sweater agar ODGJ tersebut tak kedinginan, Ani lantas memberikan minum.
"Sudah setahun lebih, saya biasa menghampiri setiap ODGJ yang saya temui di jalan," ujar Ani.
Guru yang merasa iba kepada setiap ODGJ yang ia temui mengatakan, ia juga sering membebaskan pasien ODGJ yang dipasung oleh keluarganya.
"Setelah saya bebaskan biasanya saya titipkan di Yayasan Pulih Jiwa yang berada di Kecamatan Ciranjang," kata Ani.
Ani menceritakan awal ia mulai terenyuh hatinya setiap melihat ODGJ ketika ia melintas di kawasan Rancagoong Cilaku.
Saat itu ia melihat seorang perempuan ODGJ sedang mengais sampah mencari sisa makanan yang bisa dimakan.
"Saat itu hati saya terenyuh, saya memosisikan diri melihat sesama manusia yang lahir dari seorang ibu, saya tak tega dan langsung membeli makanan dan memberikannya kepada perempuan tersebut," kata Ani.
Meski tak bilang terima kasih, perempuan yang diberi makan oleh Ani meneteskan air mata saat Ani pamit untuk pulang.
"Sejak itu jiwa saya terguncang, saya melihat air mata dari perempuan yang diberi nasi mengalir tak henti di wajahnya."
"Saya pun bertekad sejak saat itu untuk menyisihkan sebagian makanan untuk para ODGJ," ujar Ani.
Rasa empati pun tak henti mengalir di darah Ani tatkala di setiap ia bepergian melihat ODGJ di jalanan.
"Karena sekarang banyak belajar melalui online saya memiliki banyak waktu untuk berkeliling Cianjur mencari ODGJ di jalanan," ujar Ani.
Ani mengatakan sudah tak risi dan takut lagi dengan ODGJ, ia mulai terbiasa dan mengetahui cara agar dirinya juga aman setiap bertemu dengan ODGJ baru.
"Kadang turun ke jalan setiap Jumat, setelah orang dan teman tahu kegiatan saya, ternyata banyak juga yang ingin menitipkan makanan atau baju yang tak dipakai untuk diberikan kepada ODGJ," kata Ani.
Ani mendeklarasikan diri selama ia hidup dan mampu membantu ODGJ, maka ia akan terus mempertahankan kegiatannya tersebut.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Guru Cantik di Cianjur Tanpa Sungkan Beri Makan ODGJ dengan Menyuapinya