Breaking News:

Tulangbawang

Polisi Beberkan Identitas Mayat yang Kepalanya Habis Dimakan Belatung di Tulangbawang

Polsek Dente Teladas mengungkap identitas mayat berjenis kelamin laki-laki dengan bagian kepala sudah habis dimakan belatung.

grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Mayat tersebut ditemukan Rabu (2/6/2021), pukul 11.00 WIB, di Rawa Panjang, Simpang Sumil, Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Polsek Dente Teladas mengungkap identitas mayat berjenis kelamin laki-laki dengan bagian kepala sudah habis dimakan belatung.

Mayat tersebut ditemukan Rabu (2/6/2021), pukul 11.00 WIB, di Rawa Panjang, Simpang Sumil, Kampung Sungai Nibung, Kecamatan Dente Teladas.

Adapun identitas mayat diketahui bernama Damami (99), warga Umbul Kuring, Dusun Sukamaju, Kampung Kekatung, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang.

Kapolsek Dente Teladas AKP Rohmadi mengatakan, saat ditemukan oleh Nurkholis (55), kondisi korban sudah tidak utuh lagi.

Bagian kepalanya sudah habis dimakan belatung.

Baca juga: Penemuan Mayat Wanita Tanpa Kepala, Warga Dengar Suara Minta Tolong

"Saksi Nurkholis bisa mengenali korban dari jam tangan yang dipakai di tangan kirinya dan pakaian yang dikenakan sewaktu korban terakhir pergi dari rumah," ungkap Rohmadi, Kamis (3/6/2021).

Kapolsek menjelaskan, sebelum ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, korban pada hari Kamis (27/5/2021), pukul 08.00 WIB, pergi dari rumah dengan mengendarai sepeda.

Setelah itu korban tidak pulang sehingga keluarganya melakukan pencarian dan menyebarkan informasi tentang orang hilang.

"Korban sendiri menurut keterangan dari keluarganya sudah lanjut usia dan pikun. Keluarga korban sudah berusaha mencari dan korban belum juga ditemukan hingga akhirnya pencarian dihentikan," papar Rohmadi.

Ia menambahkan, hasil visum yang dilakukan oleh petugas medis terhadap korban dan hasil olah TKP, korban meninggal karena tenggelam.

"Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," paparnya.

Pihak keluarga telah menerima peristiwa ini sebagai sebuah musibah dan telah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi. ( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnain )

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved