Breaking News:

Pesisir Barat

DPRD Pesisir Barat Gelar Rapat Paripurna Raperda Usul Kepala Daerah, Ini Pandangan Fraksi

DPRD Pesisir Barat menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Raperda Usul Kepala Daerah Tahun 2021.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Protokol Pesisir Barat
Suasana saat Rapat Paripurna DPRD Pesisir Barat Membahas Ranperda Usul Kepala Daerah Tahun 2021 di Gedung DPRD Pesisir Barat, Jumat (4/6/2021). DPRD Pesisir Barat Gelar Rapat Paripurna Raperda Usul Kepala Daerah, Ini Pandangan Fraksi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESISIR BARAT - DPRD Pesisir Barat menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pandangan Umum Fraksi-fraksi Terhadap Nota Penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Usul Kepala Daerah Tahun 2021.

Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pesisir Barat Nazrul Arif yang didampingi Wakil Ketua I Piddinuri dan Wakil Ketua II Aliyudiem tersebut berlangsung di Gedung DPRD Pesisir Barat.

Rapat paripurna diawali oleh penyampaian penelitian daftar hadir anggota DPRD oleh sekretaris DPRD L Maulana.

Kemudian, Rapat Paripurna dilanjutkan dengan sesi pemaparan pandangan dari sejumlah fraksi terkait Ranperda Usul Kepala Daerah Tahun 2021.

Fraksi Nasdem menyampaikan pandangannya terkait pentingnya penambahan anggaran untuk Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Perdesaan, solusi atas kesulitan petani dalam mendapatkan pupuk bersubsidi, kenaikan biaya retribusi Puskesmas yang dinilai cukup besar dan perlunya pengembangan pariwisata.

Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan pandangannya terkait mengedepankan kemajuan daerah kabupaten Pesisir Barat, selalu menjaga keseimbangan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat melalui program kerja Pemkab Pesisir Barat agar lebih efisien dan efektif. 

Baca juga: Kuliner Lampung, Tahu Putih asal Pesisir Barat Hanya Rp 250 per Buah

Fraksi PKB menyampaikan, aspirasi ranperda dengan sistem ini akan disampaikan secara berurutan guna menetapkan pejabat fungsional yang efektif dan efisien agar Pesisir Barat jauh lebih baik dan maju dari kabupaten-kabupaten lain.

Fraksi Partai Demokrat memberikan pandangan dan masukannya terkait peningkatan kemandirian dan kemajuan desa, lambatnya penanganan pasca bencana, penyedia jasa, serta tenaga teknis agar kualitas jasa kontruksi menjadi lebih baik.

Fraksi Amanat Nasional Indonesia Raya melontarkan pandangannya terkait perlunya konsolidasi lintas sektoral, kesulitan petani di beberapa wilayah dalam mendapatkan pupuk bersubsidi, dan pembenahan pasar. 

Fraksi Golkar memberikan pendapatnya mengenai sejauh mana perhatian pemerintah dalam memberikan kesejahteraan anggaran, penanggulangan bencana yang belum ideal, problem tentang Rencana Tata Ruang Wilayah secara nasional, dan konsep penanganan ruas jalan.

Baca juga: Kebakaran di Pesisir Barat Hanguskan Tiga Ruko, Diduga karena Ledakan Gas Elpiji

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal yang diwakili oleh Wakil Bupati Pesisir Barat A Zulqoini Syarif yang menghadiri Rapat Paripurna tersebut memberikan tanggapannya terkait pemaparan di atas.

"Terima kasih atas pemaparan masing-masing fraksi," kata Zulqoini, Jumat (4/6/2021).

"Semua pandangan dari masing-masing fraksi kami tampung dan akan kita tindaklanjuti ke depannya," tutup dia.

( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved