Breaking News:

Penganiayaan di Pesawaran

Cekcok Masalah Selokan dengan Tetangga, Warga Tegineneng Pesawaran Kehilangan 4 Jari

Hanya karena cekcok masalah selokan, seorang warga Tegineneng, Pesawaran harus kehilangan empat jari.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Polsek Tegineneng
Polsek Tegineneng menyita barang bukti kasus penganiayaan di Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Hanya karena cekcok masalah selokan, seorang warga Tegineneng, Pesawaran harus kehilangan empat jari.

Korban bernama Muhammad Nawawi Mutaqin (34), warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Ia kehilangan empat jari tangan kanannya, yakni jempol, jari tengah, jari manis, dan kelingking.

Sebelumnya korban terlibat cekcok dengan tetangganya, Joni Pranata (30), gara-gara masalah air selokan.

Peristiwa itu terjadi pada 23 April 2021 sekira pukul 15.15 WIB di Dusun Kunyayan Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Baca juga: Suami Aniaya Istri Hamil 9 Bulan di Pringsewu Lampung, Korban Babak Belur

Suasana memanas hingga akhirnya Joni menebas tangan korban dengan menggunakan golok.

Joni sudah diamankan polisi, Jumat (4/6/2021) lalu sekira pukul 16.30 WIB.

Kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di sel tahanan Polsek Tegineneng.

Ia ditangkap dengan laporan polisi nomor LP/B-115/IV/2021/Polda LPG/Res PSW/SPK Sek Tegineneng, tanggal 27 April 2021.

"Penganiayaan itu bermula dari permasalahan saluran air atau parit (comberan)," kata Kapolsek Tegineneng AKP Abdul Roni, mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo melalui Humas Polres Pesawaran, Minggu (6/6/2021).

( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik B )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved