Breaking News:

Penganiayaan di Pesawaran

Tebas Tetangganya gegara Selokan, Pria di Tegineneng Pesawaran Terancam 5 Tahun Bui

Joni Pranata (30), warga Dusun Kunyayan, Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, terancam hukuman lima tahun bui.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Polsek Tegineneng
Joni Pranata (30), warga Dusun Kunyayan, Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, terancam hukuman lima tahun penjara. Joni menebas tangan tetangganya menggunakan golok. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Joni Pranata (30), warga Dusun Kunyayan, Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, terancam hukuman lima tahun bui.

Kepala Polsek Tegineneng AKP Abdul Roni mengungkapkan, Joni Pranata dijerat pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

Sesuai dengan ketentuan pasal tersebut, ia terancam hukuman lima tahun penjara.

Sementara itu, petugas telah mengamankan sebilah golok yang dipakai pelaku menebas korban yang tak lain tetangganya sendiri, Muhammad Nawawi Mutaqin (34), warga Desa Bumi Agung, Kecamatan Tegineneng, Pesawaran.

Akibat perbuatan pelaku, korban kehilangan empat jari di tangan kanannya.

Baca juga: Cekcok Masalah Selokan dengan Tetangga, Warga Tegineneng Pesawaran Kehilangan 4 Jari

"Golok yang diamankan sebagai barang bukti bergagang kayu warna cokelat tidak bersarung," ujar Abdul Roni, mewakili Kapolres Pesawaran, Minggu (6/6/2021).

Petugas mengamankan barang bukti lainnya berupa satu helai kaus.

Serahkan Diri

Pelaku penganiayaan terhadap tetangga menyerahkan diri ke Polsek Tegineneng, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Tebas Jari Tangan Tetangganya hingga Putus, Warga Tegineneng Pesawaran Serahkan Diri ke Polisi

Kepala Polsek Tegineneng AKP Abdul Roni mengungkapkan, pelaku diantar keluarganya saat menyerahkan diri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved