Breaking News:

Tanggamus

Diskominfo Tanggamus Berharap Bantuan Wi-Fi Sinyal Internet segera Terwujud

Dinas Komunikasi dan Informasi Tanggamus masih menantikan realisasi bantuan pemancar WiFi

alexlesko via kompas.com
Ilustrasi Wi-Fi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Dinas Komunikasi dan Informasi Tanggamus masih menantikan realisasi bantuan pemancar WiFi sinyal internet dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. 

Menurut Sabaruddin, Kadiskominfo Tanggamus, harapannya pemerintah pusat segera merealisasikan program tersebut. Sebab itu sangat dibutuhkan masyarakat di empat kecamatan di Tanggamus.

"Sampai saat ini kami masih menantikan sebab itu harapan masyarakat. Diharapkan pemerintah pusat segera merealisasikan rencana tersebut," kata Sabaruddin.

Ia menambahkan, bantuan tersebut dari Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kemenkominfo. Bentuknya pemasangan jaringan WiFi di daerah masih sulit sinyal alias blank spot. 

Nantinya sinyal langsung ditembakkan dari satelit tidak lagi gunakan menara telekomunikasi. Sebab lokasi sasaran memang kondisinya dataran tinggi dan lembah. Hal itu tidak bisa diatasi dengan menara telekomunikasi.

Baca juga: Viral Curhatan Warga Banjarnegara, Rumahnya Ramai Ibu-ibu Numpang WiFi hingga Larut Malam

"Permintaan kami prioritaskan dulu di Kecamatan Pematang Sawa, rencananya ada 28 titik yang akan dipasangkan sarananya. Sebab di sana yang paling minim akses untuk internet," terang Sabaruddin.

Ia mengaku, untuk total di seluruh Tanggamus ada 70 titik yang tersebar di empat kecamatan, yakni Pematang Sawa, Cukuh Balak, Kelumbayan, dan Kelumbayan Barat.

Semuanya menggunakan jaringan satelit namun jangkauannya tidak seluas seperti menara telekomunikasi. Untuk itulah ditempatkan di beberapa titik. 

"Sasaran utamanya tempat publik seperti kantor pekon, sekolah dan puskesmas. Areanya tidak luas tapi sudah cukup membantu dari pada kondisi yang saat ini," terang Sabaruddin.

Ia mengaku, memang tidak mudah mengatasi blank spot di Tanggamus saat ini. Sebab selain kondisi topografi, jumlah penduduknya pun tidak banyak. 

Sehingga perusahaan telekomunikasi swasta belum minat untuk investasi mendirikan menara telekomunikasi.

Untuk itulah Diskominfo Tanggamus sangat berharap bantuan pemancar sinyal tersebut. 

Sabaruddin mengaku Pemkab Tanggamus juga pernah meminta bantuan pendirian menara telekomunikasi atau base transceiver station (BTS) untuk daerah blank spot di Tanggamus.

"Kami sudah usulkan menara BTS, tapi pusat memprioritaskan daerah 3T (terluar, terpencil dan tertinggal). Dan Tanggamus ini tidak masuk dalam wilayah kategori 3T sehingga bantuan BTS tidak diberikan," terang Sabaruddin

Untuk itu permintaan dari Pemkab Tanggamus kini hanya bantuan WiFi satelit. Sebab itu solusi dari semua masalah kondisi blank spot yang ada di Tanggamus. (tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: soni
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved