Breaking News:

Bandar Lampung

Masyarakat Usia 18-50 di Bandar Lampung Akan Divaksin Covid-19

Pemerintah Kota Bandar Lampung memperluas sasaran vaksinasi covid-19.Saat ini masyarakat umum dengan usia 18-50 jadi kelompok

Tribunlampung.co.id/Soma
Ilustrasi - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana. Wali Kota Eva Dwiana Klaim Bandar Lampung Kekurangan Guru ASN 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung memperluas sasaran vaksinasi Covid-19.

Saat ini masyarakat umum dengan usia 18-50 tahun menjadi kelompok yang juga menerima vaksin. 

Kemudian, kelompok pra lansia dengan kategori usia 50-59 tahun juga masuk sasaran perluasan.

Dengan ketentuan Surat Edaran Kemenkes RI Nomor HK.02.02/II/2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Kelompok Pra Lansia.

Dalam edaran juga dijelaskan bahwa program vaksinasi mekanisme 2:1, yaitu untuk satu orang usia 18-49 tahun dapat menerima vaksinasi bila membawa dua orang usia 50 tahun ke atas.

Teknis tersebutlah yang diterapkan Pemkot setempat.

Baca juga: Diantar Driver Ojol, Ratusan Lansia di Bandar Lampung Jalani Vaksinasi

"Ini terbuka untuk siapapun juga," kata Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Selasa (8/6/2021).

Dengan begitu, ia berharap vaksinasi kelompok lansia bisa secara menyeluruh tersalurkan.

Dijelaskan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli, teknis tersebut tidak berlaku pada pengusaha sektoral.

"Kalau perusahaan, mereka harus mendaftarkan diri, karena mereka masuk ke kategori vaksinasi gotong-royong. Artinya mereka harus membeli vaksinnya," kata Edwin.

Edwin Rusli menyebut pihaknya juga memperluas sasaran vaksinasi kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

"ODJG sedang kita data," kata Edwin.

Pendataan tersebut menurutnya digolongkan menjadi dua bagian, yakni ODGJ dengan kepemilikan identitas dan ODGJ tanpa kepemilikan identitas.

"Bagaimana ODGJ yang di jalan-jalan ini yang masih dibahas," ucap Edwin.(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)

 
 

Penulis: Vincensius Soma Ferrer
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved