Breaking News:

Berita Terkini Nasional

Motor Ducati Standar Pabrik Kena Tilang Gara-gara Knalpot Racing, Polisi Akui Salah

Viral di media sosial video yang memperlihatkan polisi lalu lintas menilang pengendara motor Ducati karena menggunakan knalpot bising.

Instagram @tmcpoldametro
Viral Motor Ducati Standar Pabrik Kena Tilang Gara-gara Knalpot Racing, Polisi Akui Salah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Viral di media sosial video yang memperlihatkan polisi lalu lintas menilang pengendara motor Ducati karena menggunakan knalpot bising.

Sejumlah warganet mengatakan bahwa motor jenis itu memang menggunakan knalpot bising, tetapi sesuai standar pabrik.

Seorang pengendara Ducati yang ikut ditilang dalam razia di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Minggu (6/6/2021) lalu itu kemudian memprotes petugas dan mengatakan bahwa knalpot motornya sesuai standardisasi pabrik.

Polisi mengaku salah

Kasat Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan, polisi telah mengembalikan surat izin mengemudi (SIM) pemilik ducati yang ditilang.

"Kami mempersilakan pengendara untuk datang ke kantor dengan membawa kendaraannya. Setelah dicek kemudian memang (menggunakan knalpot) standar, selanjutnya surat SIM yang ditilang dikembalikan," ujar Argo.

Ditlantas Polda Metro Jaya pun akan mengedukasi jajarannya terkait spesifikasi standar motor pabrikan ber-cc besar agar kesalahan yang sama tidak terulang.

"Kalau ada miss dengan anggota di lapangan, kami harap masyarakat dapat menyelesaikan dengan baik dan datang langsung ke kantor polisi yang melakukan penindakan untuk melakukan klarifikasi atau mediasi," imbuhnya.

Menurut Argo, sejauh ini anggotanya hanya berupaya untuk tidak tebang pilih dalam menindak baik terhadap pengendara motor ber-cc kecil dan besar yang melanggar.

Hal itu mengacu pada Pasal 285 ayat 1 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya terkait dengan knalpot yang tidak standar sehingga menimbulkan polusi suara.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved