Breaking News:

Lampung Barat

Ralat Pernyataan Petani Lampung Barat Gagal Panen, Desilia Sebut Harga Sayuran Rendah

Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah 14 Lampung Barat Desilia meralat pernyataannya mengenai petani mengalami gagal panen.

Tribunlampung / Nanda
Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah 14 Lampung Barat Desilia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO ID, LAMPUNG BARAT - Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Wilayah 14 Lampung Barat Desilia meralat pernyataannya mengenai petani mengalami gagal panen.

Sebelumnya, ia mengeluarkan pernyataan tersebut kepada Tribunlampung.co.id terkait penyebab belum tercapainya target realisasi pendapatan melalui program pemutihan pajak kendaraan bermotor (PKB).

"Belum ada perkembangan yang signifikan sudah memasuki bulan ketiga masih 11,40 persen dari target Rp 6.129.000.000," kata Desilia, Minggu (6/6/2021).

"Artinya seharusnya pencapaian realisasi per bulan di angka Rp 102 jutaan atau 16,6 persen kurang lebihnya," sambung dia.

Angka 11,40 persen tersebut, menurutnya, belum memenuhi target untuk satu bulannya.

Baca juga: Panen Berlimpah tapi Harga Murah, Pemutihan Pajak Kendaraan di Lampung Barat Baru Capai 11 Persen

Desilia menyebutkan, penyebabnya lantaran banyaknya petani di Lampung Barat yang mengalami gagal panen dan harga-harga hasil pertanian sangat murah di pasaran.

Sementara, banyak wajib pajak di Lampung Barat yang menjadi target program pemutihan PKB bermata pencarian sebagai petani.

Namun, melalui berbagai pertimbangan, ia meralat pernyataannya tersebut.

"Ralat, bukan gagal panen, tapi hasil panen tidak terserap pasar akibat harga yang rendah," ujar dia, Selasa (8/6/2021).

"Akibat dampak Covid-19," sambung Desilia.

Desilia mengaku, ia meralat pernyataannya mengenai petani di Lampung Barat yang mengalami gagal panen lantaran telah membaca berbagai berita terkait situasi dan kondisi sektor pertanian di Lampung Barat akhir-akhir ini.

"Saya akhirnya baca berita semuanya tentang harga sayur mayur yang rendah di pasaran," terangnya.

( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved