Breaking News:

Lampung Barat

Satgas Covid-19 Lampung Barat Habiskan Rp 160 Juta untuk Pemulasaran Jenazah Pasien Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Barat telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 160 juta guna mengurus operasional pemulasaran terhadap jenazah pasien

Tribunlampung / Nanda
Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Barat Maidar di kantornya, Kamis (10/6/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Barat telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 160 juta guna mengurus operasional pemulasaran terhadap jenazah pasien konfirmasi positif Covid-19 di tahun 2021 ini.

Informasi tersebut berdasarkan penuturan Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Barat Maidar.

"Kita anggarkan dana senilai Rp 500 jutaan untuk operasional pemulasaran terhadap pasien yang meninggal karena Covid-19," ujar Maidar mewakili Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Lampung Barat Parosil Mabsus, Kamis (10/6/2021).

"Ya baru sekitar Rp 160 juta yang kita pakai untuk dibagikan ke tim yg bekerja serta operasionalnya, dan diserahkan ke rsud utk pembelian peti jenazah," jelas dia.

Baca juga: Anggota TNI di Lampung Barat Konsisten Pantau Posko PPKM Mikro

Menurut keterangan Kepala BPBD Lampung Barat itu, dana senilai Rp 160 juta tersebut telah digunakan untuk sekira sepuluh jenazah.

"Sekitar 10 atau 11, agak lupa saya," katanya.

Ia mengatakan, alokasi anggaran sebesar Rp 500 juta tersebut untuk anggaran tahun 2021.

"Iya nanti kita lihat perkembangannya, kalau kurang nanti dibahas lebih lanjut ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Barat," terangnya.

"Seperti peti jenazah itu kurang, nanti kita pesan lagi," tambah Maidar.

Seandainya dana anggaran sebesar Rp 500 juta tersebut tidak mencukupi, pihaknya akan mengusulkan melalui anggaran perubahan tahun 2021.

"Seandainya nanti setelah kita lakukan perkiraan anggarannya tidak cukup," ungkap dia.

Maidar berharap, kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung Barat tidak bertambah lagi.

"Mudah-mudahan kasus covid kita di Lampung Barat tidak bertambah lagi," tandasnya.

( Tribunlampung.co.id / Nanda Yustizar Ramdani )

Penulis: Nanda Yustizar Ramdani
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved