Bandar Lampung

Sikapi Polemik Internal Cabor PB Ferkusi Gelar Munaslub

Cabang Olahraga (Cabor) Pengurus Besar (PB) Federasi Kurash Indonesia (Ferkusi) menggelar Munaslub untuk menyikapi polemik yang terjadi di internal.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama
Pengurus Besar (PB) Federasi Kurash Indonesia (Ferkusi) menggelar Munas Luar Biasa (Munaslub) Penyempurnaan AD/ART di Hotel Syariah Bandar Lampung, Jumat (11/6/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Cabang Olahraga (Cabor) Pengurus Besar (PB) Federasi Kurash Indonesia (Ferkusi) menggelar Munas Luar Biasa (Munaslub) Penyempurnaan AD/ART di Hotel Syariah Bandar Lampung, Jumat (11/6/2021).

Hal itu menyikapi polemik yang sempat terjadi di internal PB Ferkusi belum lama ini.

Diketahui, sejumlah pengurus provinsi (Pengprov) telah melakukan Munaslub pada April lalu.

Mereka disebut menggulingkan kepengurusan PB Kurash dibawah kepemimpinan Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin.

Namun, hal itu dibantah mentah-mentah oleh Mayjend TNI Abdul Hafil.

Baca juga: Pelatih BLFC Coach Budiarjo Thalib Mulai Seleksi Pemain untuk Liga 2

Menurut Abdul Hafil, PB Ferkusi tetap solid sampai saat ini.

"Kita tetap solid dari atas sampai bawah,  sejak awal ada mosi tidak percaya itu kita masih solid," ungkap Abdul Hafil.

Terkait dugaan adanya pelanggaran yang disebut-sebut melanggar AD/ART, Abdul Hafil juga membantahnya.

"Mereka bilang ada AD/ART yang dilanggar. Jadi kita tidak sah, tapi keabsahan ini kita pertegas salah satunya penggunaan dengan penggunaan logo. Logo Ferkusi yang dulu tidak seperti ini ini saya yang bentuk sesuai dengan AD/ART," ujar Abdul Hafil.

Dia menegaskan, kepemimpinan Ferkusi dibawah kepemimpinannya tetap sah dan sudah dipatenkan oleh Kemenkumham.

Baca juga: Pelatih BLFC Coach Budiarjo Thalib Mulai Seleksi Pemain untuk Liga 2

"Saya terpilih hasil Munas sudah dipatenkan oleh Kemenkumham. makanya saya berharap petugas dari Koni untuk menyikapi ini, dan Koni berkirim surat menyatakan bahwa kita yang sah," ujar Abdul Hafil.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Pusat Sudarno menyatakan kepemimpinan Abdul Hafil sah secara hukum.

Menurut dia, Munaslub penyempurnaan AD/ART ini adalah langkah tepat untuk menyikapi persoalan tersebut.

"Ya memang yang Koni akui Ferkusi yang sah adalah Ferkusi dibawah kepemimpinan pak Hafil. Memang dimungkinkan AD/ART yang lama bisa dimanfaatkan oleh oknum untuk memecah belah Kurash itu sendiri, oleh karena itu lah pada kesempatan ini seluruh anggota Ferkusi indonesia melakukan munaslub untuk penyempurnaan AD/ART," jelas Sudarno.

Untuk itu, Sudarno menyarankan PB Ferkusi untuk gencar melakukan koordinasi supaya tidak timbul adanya dualisme kepemimpinan.

"Maka saya pesankan tingkatkan koordinasi dan komunikasi kalau ada permasalahan itukan bisa dibahas disampaikan kepada pimpinan," ujar Sudarno. ( Tribunlampung.co.id / Kiki Adipratama )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved