Breaking News:

Tanggamus

BKPSDM Tanggamus Bakal Beri Saksi MS setelah Putusan Pengadilan

MS sendiri merupakan ASN aktif maka Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Tanggamus menantikan status hukum inkrah pengadilan sebelum sanksi

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto
Oknum mantan Pj Kakon Terdana Kota Agung dimasukkan dalam sel untuk penahanan karena terlibat korupsi Anggaran Dana Desa. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Tanggamus menantikan status hukum inkrah dari tersangka MS, mantan Pj Kepala Pekon Terdana yang terlibat korupsi dana desa tahun 2019.

MS sendiri merupakan ASN aktif dan menjabat Kepala Pekon Terdana, Kecamatan Kota Agung untuk mengisi kekosongan kepala pekon setelah kepala pekon definitif habis masa periode jabatannya.

Tugas Pj Kepala Pekon menjalankan pemerintahan,  termasuk persiapkan pemilihan kepala pekon untuk periode berikutnya.

Selayaknya kepala pekon definitif, kedudukannya pun berkuasa penuh, termasuk dalam penggunaan dana desa.

Jabatan Pj Kakon akan berhenti usai kepada pekon hasil pemilihan dilantik.

Baca juga: Duel Dua Pemuda di Jalan Antasari Berujung Saling Lapor Polisi

Kepala BKPSDM Tanggamus Aan Derajat mengatakan untuk ASN yang terjerat kasus korupsi, termasuk di dalamnya dana desa akan mendapatkan sanksi setelah ada putusan hukum tetap dari pengadilan.

"Sesuai peraturan untuk penentuan sangsi sebagai ASN diputuskan saat sudah ada keputusan hukum yang tetap dari pengadilan," terang Aan. 

Dengan begitu, kata Aan, saat ini belum bisa diputuskan sanksi terhadap MS atas kasus korupsi dana desa Pekon Terdana, Kota Agung.

Namun untuk saat ini, beber Aan, sesuai aturan apabila yang bersangkutan sudah resmi ditahan maka berlaku aturan UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP no 11 tahun 2017 tentang Menejemen PNS untuk pemberhentian sementara. 

"Kami tunggu sampai adanya putusan hukum tetap. Jika nanti di pengadilan diputuskan hukuman lebih dari dua tahun maka diberhentikan sebagai ASN," terang Aan.

Baca juga: Mantan Pj Kepala Pekon Terdana Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved