Bandar Lampung
Pemkot Bandar Lampung Akan Jadikan Pulau Pasaran Lokasi Wisata Alam
Pulau Pasaran di Kota Bandar Lampung diproyeksikan akan menjadi destinasi wisata alam.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG – Pulau Pasaran di Kota Bandar Lampung diproyeksikan akan menjadi destinasi wisata alam.
Pulau kecil yang ada di pesisir Kota Bandar Lampung ini dikenal sebagai sentra pengolahan ikan asin.
Bandar Lampung saat ini masih menjadi daerah transit bagi warga yang ingin berwisata ke wilayah Kabupaten Pesawaran.
"Jadi memang sejauh ini Bandar Lampung barulah menjual hotel, restoran dan lainnya untuk masyarakat yang berwisata ke Pesawaran.” Kata kepala Bappeda Kota Bandar Lampung Khaidarmansyah, Sabtu (12/6/2021).
“Bandar Lampung saat ini barulah memiliki destinasi wisata buatan."
"Padahal kita juga punya potensi adanya wisata alam di Pulau Pasaran," lanjutnya.
Baca juga: Sentra Produksi Ikan Asin Pulau Pasaran Bandar Lampung Belum Terlindungi
Khaidarmansyah mengatkan, Pulau Pasaran kemudian hari akan digagas menjadi kawasan wisata mangrove, kawasan pemancingan ikan air laut hingga penyediaan spot foto.
Akan tetapi, ia mengakui persoalan pengembangan Pulau Pasaran sebagai daerah destinasi wisata masihlah terhambat permasalahan aksesibilitas
"Karena memang aksesnya hanya ada jembatan kecil. Sehingga sejauh ini semuanya dibawa pakai alat angkut sederhana seperti becak."
"Faktor ini yang membuat ongkos menjadi mahal. Baik untuk keperluan keseharian dan untuk distribusi hasil olahan ikan asin," sebutnya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Bandar Lampung telah mengalokasikan anggaran untuk pembuatan jembatan pulau Pasaran yang akan dianggarkan pada tahun 2022.
Khaidarmansyah menyebutkan, potensi Pulau Pasaran pun telahlah disampaikan kepada kelembagaan pemerintah di tingkap pusat.
"Saat ini kita masih menunggu kunjungan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk melihat kondisi Pulau Pasaran," ucap dia.
Keterlibatan pemerintah pusat dirasa perlu untuk melihat bagaimana pemetaan wilayah hingga sarana pengembangannya.
"Nanti kalau sudah datang, sekaligus kita tempelkan pengembangan perekonomian kreatif Pulau Pasaran, yakni sentra ikan asin," ucap dia.(Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/jembatan-pulau-pasaran-putus-akibat-banjir-rob.jpg)