Breaking News:

Tanggamus

3 Ekor Buaya Terpantau Keliaran Sekitar Sekolah di Kota Agung Tanggamus 

Pihak Sekolah Umum Perikanan Menengah (SUPM) Kota Agung mengaku sudah tiga bulan terakhir

Penulis: Tri Yulianto | Editor: soni
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Buaya yang tertangkap di sekitar SUPM Kota Agung, sampai saat ini masih diamankan dan tunggu evakuasi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Pihak Sekolah Umum Perikanan Menengah (SUPM) Kota Agung mengaku sudah tiga bulan terakhir buaya sering terlihat di lokasi sekitar sekolah.

Kebetulan sekolah tersebut juga berada di pantai dan lokasi sekitarnya perairan payau. Di perairan itulah warga Pekon Way Gelang yang dibina SUPM membuat keramba jaring atau waring, budidaya ikan nila.

"Dulu tidak ada buaya, baru tiga bulan terakhir ini informasi dari warga kalau sering melihat buaya," ujar Akurman, Humas SUPM Kota Agung, Senin (14/6). 

Ia mengaku, buaya ada tiga ekor, dan salah satunya tertangkap pada Minggu (13/6) malam oleh warga dan pihak SUPM. Maka sekarang masih ada dua ekor lagi. 

Akurman mengaku, lokasi sekolah dan sekitarnya bukan habitat buaya. Kemungkinan karena buaya pindah dari habitat aslinya dan berdiam di lokasi tersebut. Terlebih adanya perairan dan ikan dari waring milik warga sekitar.

Baca juga: Warga Kota Agung Amankan Buaya Muara di Pantai Harapan Way Gelang

"Kami sudah koordinasi dengan BKSDA minta supaya ditindaklanjuti, sebab ini juga meresahkan warga sekitar yang budidaya ikan. Namun sampai sekarang tim dari BKSDA belum tiba," kata Akurman. 

Ia berharap agar tim BKSDA datang, baik untuk mengevakuasi buaya yang sudah tertangkap dan juga menangani dua ekor buaya lainnya. Sebab jika terus dibiarkan bisa meresahkan warga dan juga pihak SUPM.

"Kebetulan kami punya sarana berupa jaring yang kuat disebutnya jaring milenium untuk menangkap buaya kemarin. Kalau jaring biasa pasti sudah jebol," ujar Akurman. 

Buaya yang tertangkap kini masih diamankan di dalam areal SUPM, dimasukkan dalam bak berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 1,70 meter. Dan ukuran buaya sendiri sekitar panjang dua meter.

Menurut Panut, warga pemilik warung sekitar SUPM, mengaku buaya yang tertangkap itu yang sering berenang mondar-mandir di sekitar waring milik warga. Sedangkan dua ekor lainnya belum mendekati waring milik warga.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved