Breaking News:

UMKM Lampung

Paket Lengkap Gudeg Kangen Jogja Kota Metro Hanya Rp 35 Ribu

Gudeg Kangen Jogja hadir di Kota Metro untuk mengobati rasa kangen masyarakat akan kuliner khas kota pelajar

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: soni
tribun lampung/Indra Simanjuntak
Paket Lengkap Gudeg Kangen Jogja Hanya Rp 35 Ribu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Gudeg Kangen Jogja hadir di Kota Metro untuk mengobati rasa kangen masyarakat akan kuliner khas kota pelajar.

Berawal dari membaca peluang tersebut, Ratna Mayasari memberanikan diri membuka Gudeg Kangen Jogja berada di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Imopuro, Metro Pusat.

Tak hanya menyajikan kuliner khas Jogja, suasana dan kondisi tempat makan pun sengaja didesain dan mempertahankan kearifan budaya Jogjakarta. 

"Karena memang tujuan kita untuk mengobati rasa kangen pengunjung. Jadi enggak usah jauh-jauh, di Metro juga ada," terang wanita yang akrab disapa Nana, Senin (14/6).

Adapun menu andalan gudeg dengan toping telur dan ayam. Harga satu porsi paket lengkap Rp 35 ribu, sementara gudeg ayam Rp32 ribu, dan memakai telur Rp15 ribu.

"Awal mulanya itu yang buka ibu saya. Saya meneruskan usaha keluarga ini. Konsep dasar Gudeg Kangen Jogja ini untuk mengobati rasa kangen masyarakat yang pernah tinggal di Jogjakarta. Apalagi banyak warga Kota Metro yang menimba ilmu di sana," tuturnya.

Ia mengaku, selain menyajikan gudeg, menu lain seperti soto, bakpia, peyek dan kripik tempe juga tersaji. Kemudian untuk interior design menyajikan suasana Jogjakarta, ditambah alunan musik tembang jawa. 

"Kami tetap mempertahankan unsur budaya dalam penataan ruangan. Itu yang membuat terjaganya kearifan lokal. Jadi, selain pengunjung menikmati kuliner, pengunjung juga akan terbawa suasana seolah-olah berada di Kota Jogjakarta," tukasnya. 

Ia menambahkan, keistimewaan dari gudeg miliknya adalah rasa khas dari daerah Wijilan yang turun temurun diwariskan keluarga. 

Baca juga: Kuliner Jogja, Rekomendasi Gudeg Enak di Jogja yang Bisa Dipesan Online

"Setelah merasakan, pasti bisa membedakan gudeg kami. Karena di Jogja itu mempunyai ciri khas masing-masing. Kalau kami memang tinggal di dekat alun-alun daerah Wijilan atau sentralnya gudeg," imbuhnya. 

Nana berharap, ke depan dapat menyajikan lebih banyak menu olahan khas Jogja. "Lebih banyak menu lagi dan cabang. Sekarang ada lima orang dan itu warga sekitar kerja dengan kita. Sehari kita sekitat 100 porsi habis," tuntasnya.(indra simanjuntak)

 
 

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved