Breaking News:

Pilpres 2024

Prabowo Bersedia Jadi Capres 2024, Elektabilitas Tertinggi Hasil Survei SMRC

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan masih bersedia menjadi calon presiden pada ajang Pilpres 2024.

kompas.com
Prabowo Subianto menyatakan bersedia menjadi calon presiden dalam Pilpres 2024. 

"Tapi saya lihat, saya orangnya rasional dan objektif. Ya saya kira we are on the right track. Tinggal implementasi. Karena begini, saya lihat Pak Jokowi kan saya sudah ikut hampir 2 tahun. Kehendaknya jelas prorakyat. Tapi memang birokrasi Indonesia ini sulit luar biasa, dan ya Pak Jokowi ini baik hatinya, hatinya baik. Karena saya lihat ada beberapa pejabat yang kadang-kadang di depan iya ya iya gitu ya, di belakang dilambat-lambatin," kata Prabowo.

Prabowo menyebut ada beberapa pejabat yang sengaja melambat-lambatkan pekerjaannya dengan berbagai alasan, meskipun instruksi pemimpin sudah jelas.

Prabowo meminta mencontoh China dalam hal melaksanakan pekerjaannya secara cepat, tetapi bukan berarti mengikuti ideologinya, melainkan cara cepatnya mengentaskan kemiskinan.

"Kalau kita lihat di Tiongkok habis pandemi bisa pulih berapa persen dia bisa pulihkan, bisa beberapa persen pertumbuhan. Yang dilakukan RRT itu dia bisa lakukan dalam waktu 40 tahun kemiskinan kenapa? Cepat, loyal, patuh, ada yang bilang itu negara otoriter, sekarang kemiskinan hilang. Pertumbuhan ada, RRT bangkit, nyalip Amerika gitu. So, kita harus lihat dong contoh yang berhasil. Bukan kita bilang bahwa kebetulan yang di sana yang berkuasa partai komunis, di sana cocok, mungkin di Indonesia gak cocok, kita nggak ambil itunya, ideologi kita tidak ambil, kita ambil yang baik. Kita ambil yang baik dari mana saja," ujarnya.

Meski begitu Prabowo minta publik menegurnya jika ada janjinya yang tidak ditepati jika terpilih. "Ya nggak usah dimakilah, ditegur saja. Lu gimana sih. Memang gua tukang maki-maki," kata Prabowo.

Elektabilitas Tinggi

Prabowo Subianto ternyata masih memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden (capres) 2024. Hasil survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Mei 2021 menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo sebagai capres masih berada di posisi teratas di angka 21,5 persen. Bahkan, jika pemilihan presiden dilakukan hari ini, kata SMRC, Prabowo akan terpilih menjadi presiden.

Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, Prabowo memenangi pertarungan berdasarkan kecenderungan pemilih pada nama-nama yang beredar selama ini untuk menjadi presiden.

"Yang pertama kami ajukan pertanyaan semi terbuka, kami ajukan daftar nama 42 orang. Lalu kita buka peluang bagi responden untuk nama di luar itu dan kita menemukan Prabowo di urutan pertama dengan perolehan suara 21,5 persen," ujar Saidiman dalam konferensi pers, Minggu (13/6/2021).

Di urutan kedua ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 12,6 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 12 persen, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 5,5 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved