Pilpres 2024

Prabowo Bersedia Jadi Capres 2024, Elektabilitas Tertinggi Hasil Survei SMRC

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan masih bersedia menjadi calon presiden pada ajang Pilpres 2024.

kompas.com
Prabowo Subianto menyatakan bersedia menjadi calon presiden dalam Pilpres 2024. 

Meski begitu Prabowo minta publik menegurnya jika ada janjinya yang tidak ditepati jika terpilih. "Ya nggak usah dimakilah, ditegur saja. Lu gimana sih. Memang gua tukang maki-maki," kata Prabowo.

Elektabilitas Tinggi

Prabowo Subianto ternyata masih memiliki elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden (capres) 2024. Hasil survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) pada Mei 2021 menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo sebagai capres masih berada di posisi teratas di angka 21,5 persen. Bahkan, jika pemilihan presiden dilakukan hari ini, kata SMRC, Prabowo akan terpilih menjadi presiden.

Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, Prabowo memenangi pertarungan berdasarkan kecenderungan pemilih pada nama-nama yang beredar selama ini untuk menjadi presiden.

"Yang pertama kami ajukan pertanyaan semi terbuka, kami ajukan daftar nama 42 orang. Lalu kita buka peluang bagi responden untuk nama di luar itu dan kita menemukan Prabowo di urutan pertama dengan perolehan suara 21,5 persen," ujar Saidiman dalam konferensi pers, Minggu (13/6/2021).

Di urutan kedua ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 12,6 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 12 persen, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 5,5 persen.

Kemudian Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 4,4 persen, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok 4,3 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 3,2 persen. Lalu, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini 2,9 persen dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri 2,4 persen.

"Di antara ketua partai, Prabowo unggul jauh untuk sementara ini," ujarnya.

Dari pertanyaan semi terbuka, SMRC kemudian melakukan simulasi tertutup dengan membuat daftar 15 nama.

"Pada simulasi tertutup 15 nama, siapa yang akan dipilih responden jika pemilihan dilakukan sekarang? Prabowo di urutan pertama," kata Saidiman.

Prabowo memperoleh 24,4 persen suara responden. Disusul Ganjar 15,7 persen; Anies Baswedan 14,3 persen; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 7,9 persen; dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 5,3 persen. Kemudian Agus Harimurti Yudhoyono 4,2 persen; Menteri Sosial Tri Rismaharini 4,1 persen. Sisanya, berada di bawah 2 persen.

SMRC juga melakukan simulasi delapan nama. Prabowo lagi-lagi masih moncer dengan perolehan 26 persen responden; Ganjar 16,3 persen; Anies 15,7 persen; dan Sandiaga 8,3 persen. Lalu, Ridwan Kamil 5,6 persen; Tri Rismaharini 5,4 persen; AHY 4,7 persen, dan Ketua DPR Puan Maharani 1,6 persen.

Prabowo, Ganjar, dan Anies masih jadi favorit responden pada simulasi tiga nama calon presiden (capres). Prabowo mendapat dukungan terbanyak 34,1 persen. "Disusul Ganjar Prabowo 25,5 persen dan Anies Baswedan 23,5 persen. Yang belum tahu 16,9 persen," ucap Saidiman.

Selain masuk tiga besar daftar capres dengan elektabilitas tertinggi, Prabowo dan Anies juga menjadi dua tokoh paling dikenal publik. Sebanyak 98 persen responden menyatakan tahu Prabowo, sedangkan 83 persen menyatakan tahu Anies Baswedan. "Prabowo dikenal oleh hampir semua pemilih, tapi kurang diikuti sikap suka pemilih. Anies juga sudah dikenal luas oleh pemilih, tapi yang suka Anies lebih rendah," kata Saidiman.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved