Breaking News:

Mesuji

Bupati Saply Ajak Masyarakat Gunakan Prosedur Legal Jadi Pekerja Migran Indonesia

Bupati Mesuji Saply TH memberi sosialisasi terhadap Pekerja Migran Indonesia untuk memilih prosedur legal dalam menjadi pahlawan devisa negara.

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Hanif Mustafa
Dok. Prokopim Mesuji
Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Prosedur Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Kabupaten Mesuji, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MESUJI - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi atau Disnakertrans Mesuji menggelar kegiatan sosialisasi prosedur penempatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Kabupaten Mesuji.

Kegiatan tersebut di gelar di Balai Desa Adi Mulyo, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji pada Rabu (16/6/2021).

Bupati Mesuji Saply TH dalam sambutannya, menyampaikan bahwa masalah pekerja migran Indonesia (PMI) merupakan masalah yang erat kaitannya dengan tenaga kerja Indonesia baik wanita atau pria yang bekerja di luar negeri.

"Sehingga kesadaran Perangkat Desa dan Masyarakatnya sendiri terhadap prosedur penempatan yang legal akan sangat membantu," ujar Saply.

Menurutnya berdasarkan Undang-undang Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Idonesia, bahwa Pemerintah wajib memberikan perlindungan terhadap hak-hak PMI di luar negeri. 

Baca juga: Pemkab Mesuji Gelar Rakor untuk Wujudkan Kabupaten Layak Anak

"Adapun perlindungan PMI yang dimaksud yaitu pertama pada saat sebelum berangkat bekerja (pra kerja), kedua saat bekerja, dan ketiga setelah bekerja atau pulang ke negara Indonesia," paparnya.

Di dalam peraturan yang ada tersebut, Bupati menilai  peran Pemerintah Desa dalam perlindungan PMI sangat  jelas disebutkan, dimana untuk mewujudkan terjaminnya pemenuhan haknya dalam aspek hukum, ekonomi dan Sosial demi terwujudnya perlindungan dan keamanan PMI.

Diketahui bahwa PMI di Kabupaten Mesuji sendiri pada 2018 terdapat 333 orang, lalu 2019 terdapat 478 orang dan di 2020 terdapat 140 orang.

Sampai saat ini, Saply mengaku pekerja asal Mesuji di luar negeri mendapat perlindungan yang optimal baik dari pemerintah pusat yakni Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Pemerintah daerah baik Provinsi Lampung maupun Kabupaten Mesuji.

"Hal tersebut karena hubungan dan kerja sama yang baik dari semua pihak terkait," ucapnya.

Baca juga: BPN Mesuji Gelar Sidang PPL Redistribusi Tanah untuk Kepastian Hukum Atas Tanah

Lebih lanjut, Saply sangat mengapresiasi atas perhatian dan dukungannya dari masyarakat Kabupaten Mesuji terhadap diadakannya kegiatan sosialisasi prosedur penempatan dan perlindungan PMI saat ini.

Dimana, Saply berharap mampu mencegah dan menekan tidak terlindungi PMI, melalui edukasi informasi penempatan kerja yang tepat, jelas dan mudah dimengerti oleh masyarakat.

"Serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bangkat senyum, bekerja tenang, pulang Bahagia," tutupnya. ( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved