Apa Itu
Apa Itu Paru-paru
Selama ini Paru-paru dipahami sebagai organ pernapasan pada manusia. Lantas, sebenarnya apa itu paru-paru?
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak pengertian terkait apa itu paru-paru berikut ini.
Selama ini Paru-paru dipahami sebagai organ pernapasan pada manusia.
Lantas, sebenarnya apa itu paru-paru?
1. Pengertian paru-paru
Melansir dari halodoc.com, Jumat, 18 Juni 2021, paru-paru adalah organ respirasi (pernapasan) yang berhubungan dengan sistem pernapasan dan sirkulasi (peredaran darah) dalam tubuh vertebrata yang bernapas dengan udara.
Baca juga: Apa Itu Komplikasi dalam Fabel, Klimaks di Struktur Cerita
Fungsinya adalah menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah.
Jika paru-paru terganggu fungsinya, maka kesehatan tubuh manusia bisa terpengaruh secara keseluruhan.
Paru-paru manusia berjumlah sepasang.
Namun,paru-paru kanan dan kiri punya ciri yang berbeda.
Contohnya, paru-paru kiri orang dewasa umumnya berbobot sekitar 325–550 gram, sementara itu bagian kanan memiliki berat sekitar 375–600 gram.
Baca juga: Apa Itu Kalimat Persuasif, Kalimat Pamungkas saat Promosi
Selain itu, paru-paru kanan memiliki tiga bagian (lobus), sedangkan paru-paru bagian kiri memiliki dua bagian lobus.
2. Bagian paru-paru
Setelah memahami apa itu paru-paru, penting untuk mengetahui bagian-bagiannya.
Paru-paru terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu:
- Pleura
Pleura merupakan membran tipis berlapis ganda yang melapisi paru-paru.
Lapisan pada sistem pernapasan ini mengeluarkan cairan (pleural fluid) yang disebut cairan serous.
Fungsinya sebagai pelumas bagian dalam rongga paru agar tidak mengiritasi paru saat mengembang dan berkontraksi saat bernapas.
- Bronkus
Bronkus adalah cabang batang tenggorokan yang terletak setelah tenggorokan (trakea) dan sebelum paru-paru.
Sebagai saluran udara, bronkus memastikan udara masuk dengan baik dari trakea ke alveolus.
Bagian sistem pernapasan ini berfungsi untuk mencegah infeksi bakteri penyebab penyakit.
- Bronkiolus
Bronkiolus adalah cabang dari bronkus yang berfungsi sebagai penyalur udara dari bronkus ke alveoli.
Fungsi lain dari bagian paru-paru ini adalah mengontrol jumlah udara yang masuk dan keluar ketika proses bernapas berlangsung.
- Alveoli
Alveoli merupakan rongga cekung yang dikelilingi oleh kapiler kecil.
Alveoli memiliki peran sebagai tempat oksigen dan karbon dioksida saling bertukar.
Setelah oksigen diserap, darah akan mengalirkan karbon dioksida menuju alveoli untuk diembuskan keluar.
Pertukaran antara oksigen dan karbon dioksida tersebut terjadi pada dinding alveoli dan kapiler yang sangat tipis.
3. Macam-macam penyakit paru-paru
Paru-paru tak terlepas dari beragam penyakit yang bisa menyerang.
Melansir dari alodokter.com, Jumat, 18 Juni 2021, berikut ini adalah macam-macamnya.
- Tuberkulosis
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Bakteri ini tidak hanya menyerang paru-paru, tapi juga bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, dan ginjal.
Bakteri TBC menyebar di udara melalui percikan dahak atau cairan dari saluran pernapasan penderitanya, misalnya saat batuk atau bersin.
- Pneumonia
Pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan kantung-kantung udara di dalam paru menjadi meradang dan membengkak.
Pneumonia sering kali disebut dengan paru-paru basah, sebab pada kondisi ini, paru-paru bisa dipenuhi oleh cairan atau nanah.
Penyebab pneumonia adalah infeksi bakteri, virus, atau jamur.
Penularan infeksi ini terjadi melalui udara yang terkontaminasi kuman dari penderita yang bersin atau batuk.
- Bronkitis
Bronkitis adalah peradangan yang terjadi pada percabangan saluran udara yang menuju ke paru-paru atau bronkus.
Penyebab yang paling sering adalah infeksi virus.
Virus penyebab bronkitis biasanya ditularkan dari penderita melalui percikan dahak yang dikeluarkannya.
Jika percikan dahak terhirup atau tertelan oleh orang lain, maka virus akan menginfeksi saluran bronkus orang tersebut.
- Penyakit paru obstruktif kronis
Penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK) adalah peradangan paru kronis yang menyebabkan terjadinya gangguan aliran udara baik menuju dan dari paru-paru.
Ada dua jenis gangguan yang terjadi pada PPOK, yaitu bronkitis kronis dan emfisema.
Pada bronkitis kronis, peradangan terjadi pada dinding bronkus (saluran yang membawa udara dari dan menuju ke paru-paru).
Sedangkan pada emfisema, peradangan atau kerusakan terjadi pada aveoli (kantung kecil pada paru-paru).
Faktor utama yang meningkatkan risiko terjadinya PPOK adalah paparan asap rokok dalam jangka panjang, baik secara aktif maupun pasif.
Sedangkan faktor risiko lainnya adalah paparan debu, asap bahan bakar, dan uap bahan kimia.
- Asma
Asma adalah penyakit kronis yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan, sehingga menyebabkan sesak napas.
Penderita asma umumnya memiliki saluran pernapasan yang lebih sensitif.
Saat penderita asma terpapar alergen atau pemicu, saluran pernapasannya akan meradang, membengkak, dan menyempit.
Hal ini akan membuat aliran udara menjadi terhambat.
Selain itu, akan terjadi peningkatan produksi dahak yang membuat penderitanya semakin sulit bernapas.
Ada beberapa hal yang bisa memicu munculnya serangan asma, seperti paparan debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, virus, dan zat kimia.
4. Cara menjaga kesehatan paru-paru
Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan paru-paru?
Melansir dari halodoc.com, Jumat, 18 Juni 2021, berikut ini adalah detailnya.
- Berhenti merokok
Merokok merupakan penyebab utama penyakit paru-paru, seperti kanker paru dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Selain berhenti merokok, kamu dianjurkan untuk menghindari paparan asap rokok.
Alasannya karena perokok pasif yang menghirup asap rokok memiliki risiko penyakit yang sama dengan perokok aktif.
- Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
Risiko terinfeksi virus dan bakteri dapat dihindari dengan mencuci tangan setiap sebelum makan, sesudah makan, dan sesudah buang air.
- Menghindari polusi udara
Polusi udara dapat menyebabkan iritasi hingga menghancurkan jaringan paru-paru.
Bahkan, polusi udara pada tingkatan yang rendah dapat menyebabkan masalah bagi kesehatan.
- Rutin berolahraga
Melakukan aktifitas fisik (seperti berolahraga) secara rutin minimal 30 menit setiap hari dapat menjaga kesehatan paru-paru, menjaga kestabilan emosi, dan membantu mengelola stres.
Demikian pengertian terkait apa itu paru-paru. ( Tribunlampung.co.id / Kiki Novilia )
Baca juga: Apa Itu Kerajaan Samudra Pasai
Baca juga: Apa Itu Hernopol
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/apa-itu-paru-paru.jpg)