Breaking News:

Metro

Warga Metro Langgar Prokes Didenda Rp 500 Ribu

Kepala Satpol PP Kota Metro Imron menambahkan, sanksi bagi yang melanggar berkali-kali akan didenda Rp 100 ribu.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
tribunlampung.co.id/indra simanjuntak
Kepala Satpol PP Kota Metro Imron. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dinas Perdagangan Metro meminta pedagang mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Sebab, ada sanksi berat yang menanti bagi mereka yang melanggar prokes.

Kepala Dinas Perdagangan Metro Leo Hutabarat mengatakan, pihaknya telah menginformasikan para pedagang dan pembeli pasar tradisional untuk selalu menerapkan prokes saat berbelanja.

"Dimana saat kita melanggar, kita yang rugi. Begitu juga dengan waralaba yang ada di Kota Metro. Bahwasanya jam buka dari pagi tutup jam lima sore. Untuk angkringan yang buka jam 5 atau 6 sore tutup maksimal jam 11 malam," terangnya, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Ingatkan Protokol Kesehatan, Puskesmas Tejo Agung Metro Keliling Pakai Mobil

Kepala Satpol PP Kota Metro Imron menambahkan, sanksi bagi yang melanggar berkali-kali akan didenda Rp 100 ribu.

Sementara bagi yang tidak menerapkan prokes didenda Rp 500 ribu.

"Hal ini sebagai upaya shock therapy kepada masyarakat agar sadar terhadap prokes. Kita harus bekerja sama agar Metro lepas dari zona merah. Untuk kafe yang awalnya tutup jam 9 jadi tutup jam 8 malam," bebernya.

Ia menambahkan, check point akan kembali diterapkan di lima titik untuk memeriksa kendaraan dari luar kota.

Sementara pelaku usaha yang melanggar peraturan akan ditutup selama 3 hari sampai 14 hari. 

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved