Breaking News:

Metro

Metro Zona Merah, Pemkot Perketat Aktivitas Masyarakat

Wali Kota Metro Wahdi mengatakan, pengetatan dilakukan untuk mengerem semua aktivitas yang mengundang terjadinya pengumpulan massa.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Wali Kota Metro Wahdi mengatakan, pengetatan dilakukan untuk mengerem semua aktivitas yang mengundang terjadinya pengumpulan massa. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Zona merah membuat Pemkot Metro memperketat aktivitas masyarakat.

Wali Kota Metro Wahdi mengatakan, pengetatan dilakukan untuk mengerem semua aktivitas yang mengundang terjadinya pengumpulan massa.

"Kota Metro saat ini berada dalam situasi zona merah. Meskipun demikian, Kelurahan Purwoasri terbaik KTN se-Lampung dalam upaya test and tracing," ujar Wahdi, Sabtu (19/6/2021).

Menurutnya, situasi zona merah disebabkan karena peningkatan BOR hunian rumah sakit mencapai angka 70 persen dan merawat paisen dari luar Metro.

Baca juga: Ada 117 Kasus Baru, Covid-19 di Lampung Tembus 20.060 Kasus

"Saat ini sesuai dengan instruksi Wali Kota Metro dilakukan pengetatan. Dan dalam hal ini, kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan yang paling utama untuk menurunkan jumlah kasus Covid-19," imbuhnya.

Ia mengimbau masyarakat segera berobat ke fasilitas kesehatan bila mengalami keluhan seperti flu berat.

Selain itu, tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Semua ini dilakukan untuk keselamatan masyarakat. Supaya zona bisa menurun ke hijau," tuntasnya. ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved