Breaking News:

Lampung Selatan

Polres Lamsel Akan Dirikan Lapak Vaksinasi Covid-19 di Wilayah yang Lockdown

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin bakal mendirikan lapak vaksinasi Covid-19 di sejumlah wilayah yang sedang lockdown saat ini, di Desa Pulau Tengah.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin akan mendirikan lapak vaksinasi Covid-19 di Desa Pulau Tengah dan Desa Bali Agung yang sedang lockdown wilayah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin akan mendirikan lapak vaksinasi Covid-19 di Desa Pulau Tengah dan Desa Bali Agung yang tengah melaksanakan lockdown wilayah lantaran peningkatan Covid-19.

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin menjelaskan pendirian lapak vaksinasi Covid-19 Desa Pulau Tengah dan Desa Bali Agung karena daerah tersebut sedang tinggi kasus Covid-19.

"Pendirian lapak Vaksinasi Covid-19 kami fokuskan di Kecamatan Lapas, yakni di Desa Pulau Tengah dan Desa Bali Agung. Karena angka kasus Covid-19 nya sedang tinggi-tingginya. Sehingga masyarakat disekitar desa tersebut dapat tergolong rentan terpapar Covid-19," ujar Edwin, Minggu (20/6/2021).

"Karena jumlah vaksin yang diberikan terbatas, saya akan fokuskan kepada daerah yang saya rasa sedang membutukan vaksin tersebut menurut analisa saya. Kemarin sudah saya intruksikan buat vaksinasi di sekitaran desa Pulau Tengah dan Bali Agung, dengan harapan mereka yang belum terkena sehingga tidak terpapar juga," terangnya.

Edwin mengatakan Polres Lampung Selatan memiliki 8 vaksinator, 3 petugas administrasi dan petugas yang mengecek kesehatan, untuk membantu percepatan program vaksinasi kepada masyarakat umum tersebut.

Baca juga: Dinas Pendidikan Lampung Selatan Umumkan Kuota PPDB SD dan SMP, Cek Tanggal Bukanya

"Kita punya vaksinator 8 orang vaksinator. 1 vaksinator bisa memvaksin hingga 65 orang dalam sehari. Kami juga memiliki tim medis yang akan mengecek kesehatan warga yang akan divaksin," ungkapnya.

Edwin menerangkan bahwa vaksin yang digunakan Polres Lampung Selatan merupakan vaksin yang dikirim oleh Mabes Polri, sehingga tidak akan terjadi duplikasi data antara kepolisian dan juga Dinas Kesehatan.

"Saat ini vaksin belum datang lagi, kami masih menunggu vaksin selanjutnya. Setelah vaksin itu datang kami akan segera medstribusikannya kepada masyarakat. Tidak mungkin terjadi duplikasi data dengan vaksin yang diberikan Dinas Kesehatan, sebab kodenya vaksinnya pun berbeda," jelasnya.

"Polres Lampung Selatan juga telah menyediakan mobil vaksinasi yang nantinya dapat bergerak mendatangi masyarakat yang belum divaksin. Personil dan alat-alat penunjang lainnya seperti kasur lipat juga sudah siap, tinggal menunggu vaksinnya saja," tutupnya. ( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved